KEPRI

Kapal Nelayan Meledak di Tambelan

Tampak kapal dalam kondisi hancur usai mengalami ledakan di Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan pasa Selasa (1/4/2025) sekira pukul 06.45 Wib. Foto Ist

PROKEPRI.COM, BINTAN – Satu unit kapal nelayan dikabarkan meledak di Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan pasa Selasa (1/4/2025) sekira pukul 06.45 Wib.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian itu menyebabkan satu orang nelayan menjadi korban lantaran mengalami luka bakar serius akibat ledakan tersebut.

Korban diketahui bernama Angga Agustian (31), seorang nelayan asal Desa Kampung Hilir.

Angga pun diketahui dievakuasi ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Tambelan, sebelum akhirnya dirujuk ke Kalimantan Barat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Identitas Kapal yang meledak bernama KM. FAJAR, sebuah kapal berkapasitas 3 GT dengan nomor registrasi KLB 1 No. 1608.

Kapal ini dimiliki oleh Ramijan, seorang pengusaha ikan setempat.

Dari keterangan saksi mata, yakni istri korban bernama Ratnasari, Angga berangkat menuju kapal pada pukul 06.15 WIB untuk mengantar penumpang ke Pulau Selentang.

Tak lama setelahnya, dia mendengar suara ledakan dan mendapatkan informasi bahwa kapal suaminya mengalami insiden.

Seorang nelayan bernama Yandi Arman yang sedang menjemur kopra, mengatakan, bahwa pada pukul 06.30 WIB, dia juga mendengar suara ledakan dan melihat asap putih dari kapal yang meledak, hingga mneyebabkan beberapa bagian kapal terlempar 10 meter.

Pemilik kapal, Ramijan menyatakan bahwa korban merupakan nelayan yang bekerja dengannya.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mengkonfirmasi pihak terkait guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.(zk)

Editor: yn

Back to top button