Ketua DPRD Kepri Serahkan Bantuan Alat Tangkap Ikan Untuk Nelayan Pulau Kasu Melalui Pokir

PROKEPRI.COM, BATAM – Ketua DPRD Provinsi Kepri H Iman Sutiawan menyerahkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan melalui Pokok Pikiran (Pokir) di Pulau Kasu, Batam, Rabu (30/7/2025).
“Ini adalah hasil dari Pokir Ketua DPRD Kepri, H. Iman Sutiawan yang memang merupakan putra asli Pulau Kasu. Bantuan ini adalah bukti nyata dari perhatian beliau kepada masyarakat di sini,” ungkap Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya menghadiri penyerahan alat tangkap ikan tersebut.
Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, H. Iman Sutiawan menegaskan bahwa bantuan alat tangkap ikan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui pembangunan desa.
“Penyerahan ini adalah bagian dari komitmen kami sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir. Saya tahu betul bagaimana kehidupan nelayan di sini karena saya juga anak kampung Pulau Kasu,”ujar Iman.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden H. Prabowo Subianto, khususnya pada poin keenam: membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi. Selain itu, bantuan ini juga mendukung visi pembangunan Provinsi Kepri 2025–2029 menuju Kepri yang maju, makmur, dan merata.
Iman berpesan kepada para nelayan agar menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Jangan sampai alat tangkap ini dijual, karena itu menyalahi aturan. Gunakan untuk meningkatkan hasil laut dan sebisa mungkin hasilnya juga ditabung,”imbaunya.
Ia juga berharap ke depan semakin banyak nelayan di pulau-pulau lain yang bisa menerima bantuan serupa, tidak hanya alat tangkap, tetapi juga sarana ekonomi lainnya.
Di sisi lain, Tokoh masyarakat Pulau Kasu, Tarmizi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada nelayan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur dan Ketua DPRD. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,”ujarnya.
Namun, ia juga menyampaikan kekhawatiran terkait reklamasi di sekitar Pulau Kasu yang berdampak pada hasil tangkapan nelayan.
“Reklamasi membuat laut kami semakin sempit, ikan makin sulit dicari. Kami harap ini menjadi perhatian,” tegasnya.
Tarmizi juga berharap Pulau Kasu dapat dijadikan contoh kota nelayan di Batam. Ia juga berharap ke depan jumlah bantuan alat tangkap dapat ditambah.(wan)
Editor: yn
