NASIONAL

Aulia : Jangan Lupa Badan Kehormatan Panggil Oknum-Oknumnya

Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Tanjungpinang.(Foto Prokepri)

PROKEPRI.COM,TANJUNGPINANG – Isu kenaikan tarif pelabuhan sri bintan pura yang di buat oleh Pelindo Tanjungpinang dan oknum Anggota Legislatif Tanjungpinang sampai hari ini masih diwarnai dengan penolakan dari berbagai kalangan elit politik, tokoh masyarakat hingga masyarakat biasa tidak kunjung mereda.

Polemik tersebut mendapat kritik dari Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Tanjungpinang Auliansyah. Di laman sosial media miliknya iya menuliskan cuitan sebagai berikut, “Apa Kabar Anggota DPRD Tanjungpinang yang menandatangani berita acara studi banding dan rencana kenaikan tarif Pas terminal penumpang SBP”

Lanjut ia juga mempertanyakan peran lembaga badan kehormatan dewan terhadap oknum anggota yang terlibat menandatangani kenaikan tarif tersebut.

“Apakah sudah ada klarifikasi? Apa Kabar Oknum DPRD Tanjungpinang yang tersurat dalam spanduk.
Apakah sudah diproses secara kelembagaan oleh Badan Kehormatan DPRD?”.

“Jika tidak ada, patut diduga stempel oknum menginterpretasikan sebuah masalah/ pelanggaran dan berkaitan dengan conflict of interest, dan berhulu sesuatu”.

“Kalau tidak dijernihkan akan timbul oknum oknum berikutnya di moment yang lain. Preseden apa yang mau di bikin DPRD Tanjungpinang? Wait and see….” Dalam satu tulisan dilaman facebook pribadinya.

Saat Prokepri menghubungi dan meminta tanggapan secara langsung ia menyampaikan Apresiasi penuh atas langkah DPRD melalui forum hari ini yang sudah mendorong pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menyurati Menteri Perhubungan, terkait keberatan rencana kenaikan tarif terminal penumpang SBP.

“Alhamdulillah lah hari ini bisa satu suara kan. Tapi kita ini jangan lupa loh juga punya kewajiban menjaga nama baik dan integritas lembaga perwakilan rakyat yang terhormat,” Ungkap Aulia.

Aulia menambahkan bahwasanya ini momentum tepat lembaga terhormat DPRD untuk mengambil langkah sebagai perwujudan integritasnya mewakili kepentingan masyarakat.
Dengan Alat Kelengkapan Dewan dalam hal ini Badan Kehormatan DPRD.

“Uang ada ya buka saja ke publik, apakah itu nanti sebuah accident saja, atau ada “kepentingan lain yang bermain” di sebalik rencana kenaikan tarif pelindo kali ini. Apakah ditemukan pelanggaran dan sebagainya,” Kata Aulia.

Terakhir Aulia menyampaikan pentingnya kita menjaga kehormatan lembaga yang kita sama sama hormati ini.

“Apalagi ditengah rendahnya publik trust Oknum Anggota legislatif hari ini karena dibawah ekspektasi yang seharusnya melekat pada statusnya sebagai kader intelektual masyarakat. Ya Kita tunggu saja apa preseden yang mau di hasilkan DPRD kali ini,” Tutup Aulia.

Editor: Muhammad Faiz

Back to top button