Kru Kapal SSCC Wadi Alrayan Hilang Usai Jatuh ke Laut di Perairan Singapura Masih Belum Ditemukan

PROKEPRI.COM, BATAM – Seorang kru kapal kontainer SSCC Wadi Alrayan yang sebelumnya dilaporkan hilang usai terjatuh ke laut di perairan Singapura pada, Kamis (30/10/2025) lalu, hingga Rabu (5/11/2025) siang ini, masih belum berhasil ditemukan.
“Masih Nihil. Dari Singapura juga masih belum nemuin tanda-tandanya,”Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli melalui Humas Ardilla memberikan keterangan, Rabu (5/10/2025).
Dia memastikan, jika tidak juga ditemukan pada hari ini, kemungkinan pencarian terhadap korban akan dihentikan.
“Pencarian terakhir hari ini,”sambung Ardilla.
Sebelumnya diberitakan, seorang kru kapal kontainer SSCC Wadi Alrayan dilaporkan hilang usai terjatuh ke laut di wilayah Perairan Singapura, Kamis (30/10/2025) lalu.
Laporan itu diterima Com Center Kantor SAR Tanjungpinang dari MRCC Singapura pukul 05:30 waktu Singapura.
Korban merupakan warga negara asal Mesir bernama Mohamed Abdelwahab Mahmoud Hassan Omar, berumur 40 tahun.
Berdasarkan keterangan dari MPA Singapura, korban mengenakan kemeja dan celana hitam tanpa jaket pelampung usai terjatuh ke laut.
Basarnas dan MRCC Singapura langsung melaksanakan koordinasi upaya pencarian terhadap korban.
Sebanyak 26 tim rescue dari Kantor SAR Tanjungpinang dipastikan terlibat dalam operasi SAR ini. Tim Rescue dari DitPolair Polda Kepri, juga turut serta bersama dengan KN SAR Purworejo.
Pencarian pun di bagi menjadi 3 sektor.
Namun, hingga sekarang, korban tak kunjung ditemukan, meski sejumlah wilayah perairan, mulai dari Perairan Tanjung Pinggir Sekupang Batam Hingga Perairan Batu Ampar Batam, telah disisir oleh tim gabungan.(wan)
Editor: yn
