Begini Kronologis Lengkap Karyawan KTV Inul Vizta Tewas Dalam Rumah

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Seorang karyawan KTV Inul Vizta cabang Tanjungpinang, Dewi Kartini (26), ditemukan meninggal di dalam kamar rumahnya di Blok C Nomor 54, Komplek Perumahan Kijang Kencana II Tanjungpinang, Rabu (12/4).
Kejadian tersebut pertama kali diketahui Jaka (47), Securiti Inul Vista KM 9 Tanjungpinang yang pada saat itu datang bersama rekannya untuk mengecek keadaan korban, atas perintah atasnnya, karena tidak masuk kerja sebagaimana biasanya.
Sampai di rumah korban, Jaka melihat rumah tersebut dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam. Namun setelah diketuk-ketuk beberapa kali, tidak ada sahutan dari dalam rumah tersebut.
Merasa penasaran, ia kemudian berusaha memanggil pemilik rumah kontrakan itu untuk meminta izin membuka paksa pintu rumah korban.
Setelah dibuka Jaka kemudian melihat ke dalam kamar, dan ternyata mendapati korban sudah dalam keadaan tidak benyawa dengan posisi terbaring di atas kasur, sambil tangannya memegang rambutnya.
Kejadian tersebut langsung diberitahukan oleh Securiti Inul Vista kepihak RT setempat untuk menghubungi pihak Kepolsian.
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Efendri Ali membernarkan adanya kejadian tersebut. Kendati demikian, ia belum bisa memastikan apa penyebab salah seorang karyawan KTV Inul Vista tersebut meninggal dunia.
“Posisi korban saat pertama kali ditemukan tengah terbujur kaku di atas kasur. Tangan kanannya memegang rambut, kemudian tangan kirinya memegang perut, sedangkan kedua kakinya ditekuk,”kata Efendri
Hasil penyelidikan sementara, lanjut Kapolsek Tanjungpinang Timur ini, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, termasuk juga barang-barang yang mencurigakan di kamar korban.
“Dalam kamar tersebut juga kita temukan handpone korban yang saat itu dalam keadaan tidak aktif, termasuk tas korban yang berisi dompet yang di dalamnya ada uang, kartu identitas, serta alat rias korban,” ungkapnya.
Guna mengetahui pasti penyebab kematian korban, lanjut Efendri, pihaknya membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri.
Efendri menambahkan, korban tinggal di rumah tersebut bersama ibu kandungnya, beserta seorang saudaranya yang saat ini sedang beraktivitas di luar, yakni di Kijang, Kabupaten Bintan.
“Ibu dan saudara korban yang lain saat ini sedang di Kijang, Kabupaten Bintan. Mereka sudah satu minggu di sana, dan kejadian ini sudah kita sampaikan ke mereka,” pungkasnya.
Reporter : AL
