Mahasiswi FTME UPNYK Ini Diterima di Pertamina Hulu Rokan Sebelum Diwisuda

PROKEPRI.COM, YOGYAKARTA – Naraya Ramadhani Padalas, Mahasiswi Program Studi Teknik Perminyakan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNYK), berhasil diterima sebagai Junior Reservoir Engineer di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bahkan sebelum mengikuti prosesi wisuda yang digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026 lalu.
Prestasi membanggakan menjadi motivasi buat mahasiswa lain. Naraya pun dijadwalkan mulai bekerja pada 27 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut diraihnya melalui jalur talent scouting setelah melewati serangkaian seleksi, mulai dari curriculum vitae (CV) hingga user interview bersama tim Reservoir PT Pertamina Hulu Rokan.
Menariknya, offering letter telah diterimanya bahkan sebelum menjalani sidang tugas akhir.
Mahasiswa kelahiran Bengkulu itu merupakan lulusan SMAN 2 Kota Bengkulu.
Putri dari Emilson Padalas dan Lena Amelia tersebut adalah anak kedua dari tiga bersaudara.
Dengan IPK 3,71, Naraya berhasil membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan persiapan yang matang mampu membawanya meraih kesempatan berkarier di perusahaan energi nasional sebelum resmi menyandang gelar sarjana.
“Pencapaian Naraya menunjukkan bahwa mahasiswa yang dibekali kompetensi akademik, karakter Bela Negara, pengalaman organisasi, dan praktik industri memiliki daya saing tinggi. Kami bangga karena lulusan UPN ‘Veteran’ Yogyakarta mampu dipercaya industri bahkan sebelum wisuda,” ujar Rektor UPNYK, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si, dalam keterangan dilansir Senin (27/7/2026).
Bagi Naraya sendiri, diterima bekerja sebelum wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan industri energi Indonesia.
“Saya ingin terus berkembang sebagai reservoir engineer dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi serta peningkatan produksi migas nasional. Untuk teman-teman mahasiswa, jangan menunggu lulus untuk mempersiapkan karier. Bangun kompetensi sejak dini, aktif berorganisasi, mengikuti kompetisi, magang, dan jangan pernah takut mengambil peluang. Ketika kesempatan datang, pastikan kita sudah siap. Saya percaya bahwa ketekunan, kemandirian, dan kerja keras yang diiringi doa tidak pernah mengkhianati hasil,” tutup Naraya.
Editor: yn
