KEPRI

Mendagri dan Kepala BPS RI Puji Kinerja Gubernur Ansar Mengendalikan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,89 Persen

Suasana Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Mendagri Tito di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2025). Foto prokepri/hum

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, memuji kinerja Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad atas keberhasilannya mengendalikan inflasi serta pertumbuhan Ekonomi 7,89 persen atau jauh di atas rata-rata nasional.

“Inflasi Kepri berada di angka 3,54 persen, ini cukup baik dan masih terkendali” jelas Tito memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2025) kemaren.

Tito menilai kondisi inflasi di Provinsi Kepulauan Riau masih terkendali dengan sangat baik. Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kepri tercatat sebesar 0,7 persen.

Menurutnya, komoditas yang memberi andil inflasi di Kepri antara lain emas perhiasan dengan kontribusi sekitar 0,15 persen serta angkutan udara.

Di sisi lain, kinerja ekonomi Kepulauan Riau juga menunjukkan tren positif.

Tito menyebutkan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen, sementara Kepulauan Riau mampu mencapai 7,89 persen atau jauh di atas rata-rata nasional.

“Hampir seluruh kabupaten dan kota di Kepri mencatat pertumbuhan ekonomi di atas angka nasional,” tambahnya.

Sementara itu, realisasi pendapatan daerah Provinsi Kepulauan Riau hingga 6 Maret 2026 tercatat cukup baik yakni sebesar 16,97 persen. Namun realisasi belanja daerah baru mencapai 4,45 persen sehingga perlu didorong agar lebih optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Diperkirakan arus mudik mulai terjadi pada 16 Maret 2026 seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA), sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 27 Maret 2026.

“Menjelang hari raya, banyak persoalan yang harus diantisipasi secara bersama oleh kepala daerah, mulai dari stabilitas harga barang, kesiapan infrastruktur, pengaturan arus mudik dan balik, hingga pengamanan pelaksanaan ibadah. Semua perlu disinergikan bersama Forkopimda,” tegas Tito.

Dia menyampaikan bahwa inflasi nasional secara year on year (yoy) per Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan periode Desember–Januari yang berada di kisaran 3,55 persen.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau menunjukkan tren yang sangat positif sejak kuartal II 2025 hingga kuartal IV 2025.

Menurutnya, seluruh kabupaten dan kota di Kepri mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif, bahkan sebagian besar berada di atas rata-rata nasional.

“Selamat kepada Pak Gubernur atas kinerja pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. Tercatat lima kabupaten/kota di Kepri tumbuh di atas rata-rata nasional,” ujar Amalia.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Kepri akan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi serta memastikan kesiapan daerah menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri.

“Kita bersyukur inflasi Kepulauan Riau masih terkendali dengan baik dan pertumbuhan ekonomi kita juga berada di atas rata-rata nasional. Ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang kita jalankan bersama mulai memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Ansar.

Ansar juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Kita akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh kabupaten/kota, Forkopimda, serta instansi terkait agar stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” tutup Ansar.(yan)

Back to top button