KEPRI

Muballigh Perlu Ilmu, Empati Kepada Umat dan Ketulusan Dalam Berdakwah

Kakankemenag Tanjungpinang Erizal. Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Tanjungpinang, Erizal, mengapresiasi langkah pemerintah kota yang menggelar Pelatihan Persiapan Ramadan 1447 H/2026 M yang diikuti 290 muballigh dan muballighah.

Ia menyebut materi dakwah sebaiknya disampaikan padat, jelas, dan mudah diterima masyarakat. Karena, menurut erizal, seorang muballigh juga perlu memiliki ilmu yang memadai, empati kepada umat, dan ketulusan dalam berdakwah.

“Semoga tausiyah para muballigh benar-benar mencerahkan umat dan dinantikan masyarakat,” ujarnya menghadiri pembukaan pelatihah ini di Hotel Bintan Plaza, Jumat (12/12/2025).

Sebelumnya, Sebanyak 290 muballigh dan muballighah mengikuti Pelatihan Persiapan Ramadan 1447 H/2026 M di Hotel Bintan Plaza, Jumat (12/12/2025).

Pelatihan yang akan berlangsung hingga 14 Desember 2025 ini, dibuka resmi Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Ketua Umum Forum Komunikasi Muballigh (FKM) Tanjungpinang, Hariyun Sagita, mengatakan, pelatihan ini adalah uji kompetensi bagi para penceramah menjelang Ramadan. Hasil ujinya, sambung dia, akan dibagi ke beberapa level sebagai dasar penempatan muballigh di masjid.

“Muballigh itu seperti pohon rindang. Kehadirannya memberi manfaat. Dengan uji kompetensi, kami ingin pelayanan dakwah kepada jemaah semakin baik,”ujar Hariyun.

Uji kompetensi tersebut, menurut dia, melibatkan 25 penguji dengan lima bidang penilaian, yaitu baca tulis Al-Qur’an, khutbah Jumat, kultum, kitab kuning (opsional), dan wawasan kebangsaan.(jp)

Editor: yn

Back to top button