KAMPUS

Ini Respon Mendiktisaintek Terkait AS Tangguhkan Penerbitan Visa Mahasiswa Internasional

Mendiktisaintek Brian Yulianto, Foto diktisaintek

PROKEPRI.CO, JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto merespon kebijakan terbaru pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait menangguhkan penerbitan visa bagi mahasiswa internasional serta menghentikan seluruh proses wawancara visa pelajar di kedutaan besarnya di seluruh dunia.

Kemdiktisaintek sebagai kementerian yang menaungi pendidikan tinggi berkomitmen untuk memastikan agar tidak ada mahasiswa penerima beasiswa Kemdiktisaintek yang akan kuliah di AS terbengkalai akibat kebijakan ini.

Dalam memo resmi yang dirilis oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, disebutkan bahwa selain penundaan visa, pihak pemerintah AS juga akan menelaah akun media sosial para pelamar visa sebagai bagian dari proses verifikasi tambahan.

“Kami akan berkomunikasi dengan universitas internasional unggulan di berbagai negara untuk menjajaki kemungkinan pindah ke negara lain. Juga berkoordinasi dengan universitas di dalam negeri untuk kemungkinan yang sama,”kata Brian dikutip laman dikti, Jumat (30/5/2025).

Dia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan berperan aktif dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kelanjutan studi mahasiswa Indonesia yang terdampak kebijakan ini.

“Kami juga mengimbau bagi mahasiswa yang sudah berada di AS untuk tidak keluar dari AS agar tidak ada kendala saat masuk kembali,”ungkapnya.

Saat ini, Kemdiktisaintek akan melakukan beberapa langkah konkret dan intensif antara lain, melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk pihak universitas (internasional dan dalam negeri) dan lembaga pemberi beasiswa agar mahasiswa bisa melanjutkan studinya.

“Melakukan pendataan mahasiswa, meliputi jurusan yang dipilih, jenjang pendidikan yang ditempuh, serta apakah status dan progres pengurusan VISA-nya,”jelas Brian.(wan)

Editor: yn

Back to top button