KEPRITANJUNGPINANG

Oknum Timsus Gubernur Ansar Terancam Penjara 6 Tahun

Timsus Gubernur Kepri, Sarafudin Aluan SH. Foto Ist

PROKEPRI.COM, BATAM – Oknum Tim Khusus (Timsus) Gubernur Kepri H Ansar Ahmad yakni Sarafudin Aluan terancam hukuman penjara 6 tahun paling lama atau denda Rp1 miliar, lantaran diduga melakukan penyebaran berita bohong (hoaks)

“Dapat dipidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, H Lis Darmansyah SH kepada prokepri, Jumat (30/9/2022).

Hal tersebut, sambung mantan Walikota Tanjungpinang ini, karena terlapor dapat ikut bertanggungjawab atas tulisan yang dteruskan olehnya mengandung fitnah dan pencemaran nama baik.

“Sesuai Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang mengatur, setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik,” ungkap Lis.

Sebelumnya, PDI Perjuangan resmi melaporkan Sarafudin Aluan ke Polda Kepri hari ini Jumat (30/9/2022).

Laporan yang dilayangkan Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri, HM Soerya Respationo Tersebut diduga terkait penyebaran berita bohong (hoaks).

“Yang buat LP Romo (nama panggilan Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri, H.M Soerya Respationo SH MH), saya (H Lis Darmansyah SH) dan Nadeak (Ketua DPRD Kepri,red) mendampingi,” ungkap Lis.

Seperti diketahui, Timsus Gubernur Kepri H Ansar Ahmad yakni Sarafudin Aluan diduga telah melakukan penyebaran berita bohong serta perbuatan pencemaran nama baik Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Sarafudin Aluan sendiri sudah meminta maaf kepada PDI Perjuangan. Permintaan maaf itu disampaikan bersangkutan disalah satu media siber lokal Kepri.

“Itu hak beliaulah,”tutup Lis

Namun, hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mendapatkan klarifikasi langsung oleh Sarafudin Aluan.

Penulis : yandri

Back to top button