KEPRI

Organda Minta Gubernur Ganti Kadishub Kepri

Ketua Umum bersama Ketua DPD dan DPC Organda Se-Kepri. Foto istimewa.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun diminta mengganti Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepri, Jamhur. Permintaan ini disampaikan Organisasi Pengusaha Transportasi Angkutan Umum (Organda) Kabupaten/Kota se-Kepri.

“Bukan berarti kami Kadishub yang lama tidak dikritik, malahan kritikannyapun cukup keras, didemo dan sebagainya. Semenjak Dishub dipegang oleh pak ahmad dahlan, pak azibar, pak naharudin, pak muramis hubungan kami sangat harmonis. Untuk itu saya berharap agar pak Gubernur dapat mengevaluasi dan memilih para OPD yang memiliki kemampuan/SDM sesuai dengan masing-masing dinas,” Kata sekretaris Organda Kepri, Mulawarman, Senin (18/12/2017).

Dosen transportasi disalah satu perguruan tinggi di Batam ini mengatakan, bahwa dalam beberapa pertemuan sebelumnya yang ia hadiri, Jamhur (Kadishub Kepri,red) terlihat tidak menguasai sistem transportasi. Dia, menurut Mulawarman, hanya mengandalkan kemampuan bawahan. Hal tersebut keliatan, disaat ia memberi pemaparan tentang persoalan tersebut.

“Sangat menyangkan sifat dari pak Kadishub saat ini yang alergi diberi masukan dan sepertinya anti kritik. Ini baru kejadian pertama yang kami alami semenjak berdirinya Provinsi Kepri, Kadishubnya memiliki sifat terkesan anti kritik. Padahal dari dulu, hubungan Dishub dengan organda sangat harmonis,” heran Mulawarman.

Hal itu diaminkan Ketua Organda Kepri, Syaiful SE. Dia pun menyambut baik rencana Gubernur H Nurdin Basirun untuk melakukan rotasi kepala organisasi perangkat kerja (OPD) di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov).

“Disamping rotasi tersebut untuk penyegaran namun kami berharap pak Gubernur juga melakukan seleksi maupun evaluasi secara matang terhadap masing-masing OPD. Dengan sistem the right man on the right place,” pesannya.

Syaiful berharap para kepala OPD yang baru nantinya, harus benar-benar memiliki kemampuan sesuai dengan skill/SDM, memiliki kapasitas dan kapabilitas yang bagus serta memiliki leadersip.

“Kepala OPD yang nantinya harus dapat menampung aspirasi masyarakat maupun organisasi untuk kemajuan, jangan anti kritik dan memiliki jiwa yang egois,” imbaunya lagi.

Syaiful sangat salut dengan gubernur. Karena sosok Nurdin, menurutnya, tidak anti terhadap kritik.

“Berbagai macam dikritik masyarakat malah beliau menghadapinya dengan senyuman, suatu ketika beliau katakan kritikan dan saran dari masyarakat sangat diperlukan karna yang mengkritik berarti orang peduli dam perhatian. Hal tersebut dibuktikan pak nurdin suatu saat beliau dikritik seseorang ? malah orang kritik tersebut diajak pak Gubernur ngopi bareng. Menurut hemat kami Inilah sifat pemimpin yang mengayomi dan perlu dicontoh,” ungkapnya.

“Berbeda halnya dengan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepri, Jamhur saat ini. Sebagai mitra kerja wajar dong kami mengkritik jika kami melihat adanya kesalahan, namun sangat disayangkan setelah masukan dari kami tersebut malah kami tidak ditegur sapa, tidak diundang dalam beberapa pembahasan mengenai tranportasi maupun rapat koordinasi. Tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan bahkan tidak diberi tembusan hasil sebuah keputusan. Padahal mitra kerja dinas perhubungan setingkat provinsi kepri tersebut adalah organda provinsi kepri, bukan organisasi setingkat kabupaten/kota,” sambung Syaiful kembali.

Hal tersebut juga disayangkan oleh pengurus Organda ditingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Kepri. Salah satunya Syamsudin, Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bintan. Ia menilai Kadishub Kepri tidak memahami kerja serta tidak mau menerima pendapat atau berkerja sama dengan Organda Kepri.

“Sebaiknya Kadishub diganti dengan yang lain yang paham dalam hal ini,” pinta Syamsudin

Begitupun dengan yang disampaikan Ketua DPC Organda Tanjungpinang, Yusril. Dia juga meminta hal yang sama kepada gubernur agar mengganti Kadishub Kepri.

“Karena Kadishub dinilai tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik dan tidak bisa menjalin hubungan eksternal yang baik dengan mitra kerja,” ungkapnya.

Ketua DPC Organda kabupaten Lingga, Nanik Ekawati juga berpendapat demikian.

“Kita butuh kemitraan yang saling menunjang. kami segenap pengurus DPC Organda Lingga mengusulkan agar figur Kadishub adalah figur yang memahami dan mengerti dengan apa yang diembannya. Kami melihat pak Jamhur tidak layak mengemban amanat tersebut,” tegasnya.

“Beliau menurut hemat kami tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan tidak bisa menjalin kemitraan dengan masyarakat dan organisasi terkait. Kami berharap pak Gubernur dapat mendengar asprisasi masyarakat dan organisasi yang telah eksis dan berperan dalam mendukung pembangunan dan perekonomian provinsi kepri,” sambung Nanik kembali.

Nanik berpesan gubernur dapat menunjuk Kadishub Kepri yang baru nanti memiliki latar belakang ilmu transportasi atau minimal pernah menjabat sebagai Kadishub Kabupaten/Kota di Kepri.

“Karena dinas perhubungan tersebut merupakan instansi teknis,” tutup Nanik.

Editor : YAN
Sumber : Organda Kepri

Back to top button