NASIONAL

Panglima TNI : Letjen Agus Kriswanto Gantikan Letjen Edy Rahmayadi. Ini lah sosoknya!

Kasad Jenderal Mulyono. Foto ist

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Thahjanto menetapkan Letjen TNI Agus Kriswanto sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri dari TNI untuk maju menjadi bacalon Gubernur Sumut, pada Pilkada seretang 17 Gubernur di Indonesia tahun 2018. Sebelumnya Agus Kriswanto merupakan, Dankodiklat TNI di Bandung.

“Pembinaan karier seorang prajurit TNI itu sudah baku. Tidak ada istilah di dalam pembinaan karier itu like and dislike,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu.

TNI AD juga menilai penunjukkan Letjen Agus Kriswanto sudah tepat. Tak masalah bukan Mayjen Sudirman yang dipilih.
Kepala Staf TNI AD Jenderal Mulyono menegaskan tak ada motif lain di balik dipilihnya Letjen TNI Agus Kriswanto menggantikan Edy Rahmayadi.

Menurut Mulyono proses pergantian jabatan tersebut sesuai dengan kepentingan organisasi di tubuh TNI.

Mulyono menyebut prestasi Agus Kriswanto sudah bagus, apalagi saat ini sudah mencapai bintang tiga. Kepemimpinannya bisa diandalkan untuk memajukan Kostrad.

“Sampai bintang tiga berarti hebat dia. Kalau bintang empat enggak bisa dia, karena mau pensiun. Tapi selagi masih aktif, prestasinya bagus, Insya Allah bisa diandalkan untuk majukan Kostrad,” tutur Mulyono, dikutip prokepri.com dari merdeka.com

Dia juga menilai Agus pun punya kepribadian baik sehingga tak akan kesulitan menjalankan tugasnya.

Inilah profilnya, Agus Kriswanto lahir 10 Juli 1960 di Pekalongan. Dia merupakan Alumnus Akademi Militer tahun 1984. Pria berusia 57 tahun ini merintis karirnya sejak awal di tubuh Kostrad.

Agus mengawali karirnya sebagai Komandan Peleton di Yonif 724/Julu Siri Kodam XIV/Hasanuddin. Di tempat yang sama dia menjadi komandan kompi. Tahun 1998 dia menjabat Danyonif 403/Wirasada Pratista.

Dua tahun kemudian dia dipercaya menjadi Dandim 1004/Kotabaru Korem 101/Antasari. Dengan pangkat Kolonel Agus kemudian menjadi Danbrigif Linud 18/Trisula tahun 2003.

Pangkat Brigadir Jenderal diraihnya saat menjabat Dirdik Kodiklat TNI-AD (2011), lalu ke Semarang menjadi Kasdam IV/Diponegoro (2012).
Tak lama kemudian dia naik pangkat menjadi Mayor Jenderal sebagai Pangdivif 2/Kostrad (2013) dan Pangdam Iskandar Muda di Aceh tahun 2014.

Tahun 2016 dia dipromosikan menjadi Letnan Jenderal dan menjadi Dankodiklat di Bandung. (ira)

EDITOR : INDRA H

Back to top button