KEPRI

Polda Kepri Kirim 200 Personil Satbrimob ke Polda Metro Jaya

Bantu Antisipasi Keamanan Sosial di DKI Jakarta

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH menyalami personil Satbrimob yang di BKO kan ke Polda Metro Jaya usai upacara pelepasan di Mapolda Kepri, Selasa (7/2). Foto Prokepri.com/Kombes Pol Erlangga.

PROKEPRI.COM, BATAM – Dalam rangka membantu mengantisipasi konflik sosial di Provinsi DKI Jakarta, Kepolisian Daerah (Polda) Kepri mengirimkan 200 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) ke Polda Metro Jaya, Selasa (7/2) sekira pukul 07.00 Wib pagi tadi.

Upacara pemberangkatan Kompi penugasan Satbrimob Polda Kepri BKO (Bawah Kendali Operasi) Polda Metro Jaya dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH serta dihadiri Wakapolda Polda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Pamen, Pama, Bintara, Tamtama serta PNS Polda Kepri.

Dalam Amanatnya, Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH menyampaikan tujuan upacara yang dilaksanakan adalah untuk mengecek kesiapan personel Brimob sekaligus melepas kompi penugasan Satbrimob Polda Kepri BKO Polda Metro Jaya agar lebih siap baik dalam kesiapan personel, materiil maupun kesiapan kemampuan.

“Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017 di Provinsi DKI Jakarta terdapat banyak isu yang dapat membuat stabilitas keamanan terganggu, isu kecil tersebut bisa menjadi pemicu konflik sosial di daerah tersebut. Hal ini merupakan indikasi adanya pemangku kepentingan yang tidak bertanggung jawab. Politik Devide et Impera atau politik adu domba kembali di peragakan untuk memecah belah kesatuan berbangsa dan bernegara, keamanan DKI Jakarta harus menjadi prioritas karena selain merupakan Ibu Kota Negara DKI Jakarta juga sebagai estalase Indonesia di mata dunia, keamanan di daerah tersebut berpengaruh sangat luas di berbagai bidang seperti sosial, politik terutama ekonomi, atas dasar itulah Pimpinan Polri menetapkan DKI Jakarta menjadi prioritas sehingga pengerahan pasukan Polri dalam skala besar,” jelas Sam.

Sam menegaskan bahwa terciptanya kondisi keamanan tidak semata-mata hanya dibebankan kepada Polri saja, namun diperlukan adanya kerjasama dengan elemen-elemen masyarakat, seluruh Stake Holder, Toga dan Tomas agar tercipta suasana aman dan tertib agar dapat meminimalisir terjadinya konflik sosial di masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan hari pemungutan suara Pilkada serentak tahun 2017.

“Polda Kepri kembali mendapat kepercayaan dari pimpinan Polri dengan mengirimkan kompi penugasaan Satbrimob Polda Kepri BKO Polda Metro Jaya sebanyak 200 personel. Tentunya kepercayaan ini harus dibayar dengan pelaksanaan tugas yang baik, dan diharapkan dengan kehadiran personel BKO ini dapat memberikan manfaat bagi kepolisian kewilayahan tersebut,” ingat Sam.

Sam berpesan personil Satbrimob agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, gunakan cara persuasif dalam setiap tindakan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan guna membangun Public Trust terhadap Polri. Kemudian, sambung Sam, anggota segera menyesuaikan diri /beradaptasi dan hargai adat istiadat masyarakat setempat, jaga sikap dan prilaku selama bertugas dan hindari perbuatan yang dapat merusak citra Polri khususnya merusak Image Pori.

Termasuk menjaga Netralitas anggota Polri, karena anggota Polri harus terlepas dari segala kepentingan pihak– pihak yang tidak bertanggung jawab yang bertujuan merusak stabilitas keamanan dalam negeri dan senantiasa menjaga fisik, stamina dan kesehatan serta soliditas, solidaritas dan semangat juang untuk menghadapi tugas-tugas yang akan dilaksanakan, jaga kesehatan dan keselamatan serta pegang teguh disiplin, bertindak sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Selalu waspada dan pegang teguh prinsip Brimob “Sekali melangkah pantang menyerah, Sekali tampil harus berhasil, Jiwa ragaku demi kemanusiaan. Selalu bersyukur dan senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral pengabdian terhadap Bangsa dan Negara,” tutup Sam.(yan)

Tinggalkan Balasan

Back to top button