KEPRI

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai 1 November, Lis: Sukseskan dan Ambil Manfaat Ekonominya!

Walikota Lis Darmansyah menghadiri pelepasan kontingen Kota Tanjungpinang untuk berlaga pada ajang Porprov VI Kepri Tahun 2026 di Lapangan Mako Kogabwilhan I, Dompak, pada Selasa (27/10/2026). Foto ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengajak, dan mengimbau seluruh lapisan elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri tahun 2026 yang dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 8 November.

Pelaksanaan Porprov, menurutnya, tidak dapat dilihat dari hanya sekadar pertandingan olahraga. Banyak efek berganda yang ditimbulkan dari pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Salah satunya adalah peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat Tanjungpinang. Mulai dari pelaku UMKM, hingga ke tingkat hunian hotel. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menyukseskan Porprov tahun ini. Kita semua bisa berperan, dan mengambil manfaat positif dari penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Lis, Rabu (28/10/2026).

Dia menerangkan, kesediaan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menjadi tuan rumah Porprov juga didasarkan pada pertimbangan adanya multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Penyelenggaraan event Porprov akan memicu perputaran uang yang tinggi di Tanjungpinang, yang berasal dari panitia, peserta, dan seluruh pihak yang terlibat.

Sebagai gambaran, pada Februari 2025 ketika pasangan Lis – Raja baru saja memimpin Tanjungpinang, pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang berada pada angka 2,53 persen. Dengan berbagai intervensi program dan kegiatan, yang melibatsertakan masyarakat dan pelaku ekonomi lokal, pada triwulan kedua tahun 2026 pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang sudah mencapai angka 6,95 persen. Angka pertumbuhan ekonomi ketiga terbesar di Kepulauan Riau, di bawah Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

“Pelaksanaan Porprov ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah, untuk meningkatkan ekonomi lokal, UMKM, dan usaha atau industri lainnya. Tidak hanya dari sisi ekonomi, event seperti Porprov juga memiliki multiplier effect pada sektor sosial, peningkatan infrastruktur melalui revitalisasi venue pertandingan, dan sektor pariwisata yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah,” ungkap Lis.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto menyatakan, penyelenggaraan Porprov VI Kepri dipastikan mendongkrak tingkat hunian hotel di Tanjungpinang. Beberapa hotel bintang 3 di Tanjungpinang, mulai tanggal 31 Oktober sudah fully booked. Kontingen-kontingen Porprov Kepri telah melakukan pemesanan sejumlah kamar bagi atlet, pelatih, dan tim official.

Berdasarkan informasi dan catatan dari panitia Porprov Kepri, kontingen olahraga dari tujuh kabupaten/kota pada Porprov VI Kepri tahun ini seluruhnya berjumlah sebanyak 2.675 orang. Dengan rincian, kontingen dari Anambas 189 orang, Batam 604 orang, Bintan 328 orang, Karimun 471 orang, Lingga 231 orang, Natuna 308 orang, dan kontingen Tanjungpinang selaku tuan rumah sebanyak 544 orang.

“Beberapa pemandu wisata yang kami hubungi menyatakan sudah kesulitan mencari kamar bagi tamunya. Kamar-kamar hotel bintang tiga seperti Hotel Nite and Day, dan Hotel Alltrue sudah dipesan oleh kontingen Porprov Kepri dari luar daerah. Belum lagi hotel-hotel bintang 2 lainnya. Kami juga masih menunggu konfirmasi resmi mengenai pemesanan kamar atlet dari beberapa hotel bintang 4 lainnya. Ini salah satu contoh multiplier effect yang disampaikan wali kota, atas adanya event-event di Tanjungpinang,” ucap Teguh.

Awal November nanti, Tanjungpinang akan dipenuhi ribuan atlet dari tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Kota Tanjungpinang dipercaya bertindak selaku tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri tahun 2026. Ribuan atlet akan bertanding menjadi yang terbaik pada 30 cabang olahraga prestasi yang diperlombakan.(red)

Back to top button