TANJUNGPINANG

PPKM Darurat Di Tanjungpinang Diperpanjang

Walikota Tanjungpinang Rahma.(Foto Ist)

PROKEPRI.COM,TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang Rahma memperperpanjang Surat Edaran (SE) Tentang Perpanjangan Pemberlakuan  Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Deases 2019 di Kota Tanjungpinang.

Surat Edaran dengan Nomor: 443.1/1006/6.1.01/2021 tersebut disahkan pada tanggal 21 Juli 2021 dengan mengikuti sejumlah aturan Pemerintah pusat yakni Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan  Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Virus Corona Deases 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Deases 2019.

Diketahui Melalui Keterangan Pers Istana pada Selasa (20/7) Presiden Jokowi Dodo memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM darurat, dari yang seharusnya berakhir 20 Juli ini menjadi 25 Juli mendatang.

Presiden Jokowi memang tidak secara lugas menyebutkan bahwa PPKM darurat diperpanjang, hanya saja ia menyampaikan bahwa pembukaan sektor ekonomi secara bertahap baru akan dimulai pada 26 Juli 2021 mendatang, dengan syarat adanya perbaikan pengendalian Covid-19. Artinya sampai periode tersebut, seluruh aturan PPKM darurat masih berlaku.

Adapun poin – poin PPKM Darurat Berdasarkan Inmendagri tersebut antara lain dibolehkannya pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok untuk beroperasi sampai pukul 20.00 malam dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Kemudian pasar tradisional yang tidak menjual kebutuhan pokok diizinkan beroperasi sampai pukul 15.00 sore dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Sementara itu, pedagang kaki lima, toko kelontong, pangkas rambut, cucian kendaraan hingga usaha kecil lain yang sejenis diperbolehkan beroperasi sampai pukul 21.00 malam. Selanjutnya, warung makan dan lapak jajan lainnya diizinkan berjualan sampai pukul 21.00 malam dengan waktu makan maksimal 30 menit untuk setiap pengunjung.(Mfz)

Penulis/Editor: Muhammad Faiz

Back to top button