Gunung Ranai Destinasi Wisata Geopark, Wajib Dikunjungi Bagi Para Pendaki

PROKEPRI.COM,NATUNA – Kabupaten Natuna dianugerahi berbagai potensi wisata menarik untuk di kunjungi. Selain wisata pantai, bawah laut, mangrove, daerah terluar di wilayah provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini juga memiliki wisata gunung.
Ya, Gunung Ranai merupakan salah satu objek wisata alam yang ada di Kabupaten Natuna dan masuk dalam geopark nasional. objek wisata ini sudah tidak asing lagi bagi para pendaki lokal maupun dari luar daerah.
Penetapan Geopark Natuna ini, ditandai dengan penyerahan sertifikat dari Komite Nasional Geopark Indonesia, akhir November 2022 lalu.
Membahas Gunung Ranai, gunung ini merupakan gunung dataran rendah. Ketinggiannya berkisar antara 300-1.035 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Sesuai dengan namanya, Gunung Ranai, letaknya berada tidak jauh dari kota Ranai (ibu kota kabupaten Natuna). Bahkan gunung Ranai akan terlihat ketika anda turun dari pesawat di bandara Ranai.
Gunung Ranai berada di Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur. Apabila ingin melakukan pendakian, anda butuh waktu sekitar 10 menit dari kota Ranai.
Untuk sampai di kaki Gunung Ranai, bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemudian perjalanan dengan goyang lutut alias jalan kaki.
Para pelancong yang mendaki gunung ini akan menemukan fenomena menarik, yaitu gradasi jenis-jenis tanaman dari hutan dataran rendah hingga hutan dataran atas. Seperti lukisan alami, keindahan panorama Gunung Ranai memang sangat memukau.
Pada ketinggian tertentu, para pendaki akan menemukan tipe-tipe vegetasi, yang memperlihatkan ciri khas pegunungan dataran atas (gunung dengan ketinggian rata-rata 2.000 meter dpl).
Untuk mencapai puncak Gunung Ranai tidak lah mudah. Para pendaki harus melewati 3 Pucak berupa tebing batu dengan ketinggian yang berbeda.
Puncak pertama diberi nama puncak Serindit, dengan ketinggian kurang lebih 960 mdpl. Puncak ini memiliki ketinggian sekitar 100 meter.
Puncak selanjutnya diberi nama Erik Samali, berada pada ketinggian 999 mdpl. Ketinggian puncak kedua memiliki ketinggian tebing 150 meter.
Sedangkan puncak ketiga bernama puncak Datuk Panglima Husin, terletak pada ketinggian 1.035 mdpl. Merupakan tebing tertinggi yakni 200 meter.
Konon, bongkahan menyerupai permata itu menjadi pembatas tiga wilayah kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut dan Bunguran Tengah.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Raja Hery Mokhrizal, mengatakan, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad telah menerbitkan SK No. 1263 tahun 2022 tentang destinasi pariwisata, kawasan strategis pariwisata dan daya tarik wisata di Kepri. Salah satunya adalah kawasan wisata di Natuna yang bertemakan geopark.
“Kawasan Ranai, menjadi salah satunya. Kemudian, Gunung Ranai menjadi salah satu geoside di kawasan geopark Natuna,” katanya.
Menjadi destinasi wisata, pemerintah daerah juga terus membenahi kawasan Gunung Ranai. Melengkapinya dengan berbagai fasilitas, di antaranya mushola dan tempat parkir di rute pendakian menuju Air Terjun Gunung Ranai.
Jadi para wisatawan dan pendaki gunung tidak perlu khawatir jika akan berkunjung ke Gunung Ranai, karena fasilitasnya sudah cukup memadai.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Gunung Ranai, namun tidak suka mendaki, bisa melihatnya dari sisi lain yakni dari destinasi Jelita Sejuba yang berada RT Sejuba, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur sekitar 11 kilometer dari Kota Ranai (ibu kota Natuna).
Editor: Muhammad Faiz

