Rumah Bersama Komunitas Pelaut Tanjungpinang Lahir di Mubes I di Ibukota

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Rumah bersama Komunitas Pelaut Tanjungpinang akhirnya terbentuk pada Musyawarah Besar (Mubes) pertama (I) yang digelar di Hotel CK, Senin (19/2/2018) lalu. Organisasi ini merupakan wadah persatuan pelaut di Ibu Kota Propinsi Kepri.
Mubes pertama yang di hadiri sekian banyak para pelaut tersebut menyepakati didirikanya organisasi bernama Komunitas Pelaut Tanjungpinang tersebut. Pusat organisasi Pelaut Tanjungpinang ini, berkedudukan di Ibukota Propinsi Kepri, Kota Tanjungpinang.
Presidium sidang yang menjalankan proses musyawarah di pimpin oleh Hasri Bin Husin bersama Suyono dan Martinus Rio yang akhirnya menetapkan beberapa keputusan Mubes.
Keputusan itu adalah menetapkan pendirian Komunitas Pelaut Tanjungpinang serta menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sebagai dasar hukum tegaknya aturan organisasi ini. Mubes juga menetapkan secara musyawarah susunan kepengurusan perdana periode 2017-2020.
Salah seorang pendiri Komunitas Pelaut Tanjungpinang, Riono memaparkan, bahwa dibentuknya organisasi ini berdasarkan semangat dan pikiran yang sama oleh seluruh profesi Pelaut yang bertujuan dibentuk sebagai wadah kebersamaan sesama anggota dan keluarga.
“Serta dapat memberikan perlindungan dan pengayoman kepada seluruh anggota ketika menjalankan keprofesiannya,” terangnya, Kamis (1/3/2018).
Menurut Riono lagi, organisasi tersebut nanti akan menjadi mitra pemerintah dalam kerangka menciptakan lapangan pekerja andalan di bidang kemaritiman.
Senada dengan itu, Ketua Umum terpilih, Hasri Bin Husin mengatakan, dengan didirikanya Komunitas Pelaut Tanjungpinang tentunya dapat menjadi harapan baru, rumah baru bagi profesi pelaut di kota Bumi Segantang Lada.
“Selama ini belum ada wadah ataupun organisasi berhimpun sehingga melalui organisasi yang baru kita dirikan ini eksistensi Pelaut kepri dapat diakui oleh masyarakat juga pemerintah daerah,” harap Hasri.
Hasri juga menghimbau kepada seluruh rekan rekan profesi pelaut, kiranya dapat bergabung dan ikut serta bersama-sama menjadi anggota.
“Sehingga apa yang menjadi tujuan dan keinginan para Pelaut bisa kita perjuangan bersama-sama dan organisasi Komunitas Pelaut Tanjungpinang menjadi organisasi yg besar juga professional,” tutup Hasri.(*)
Editor : YAN
