Satu Korban Hilang Akibat Speed Boat Tenggelam di Area Coastal Karimun Ditemukan Meninggal

PROKEPRI.COM, KARIMUN – Satu orang korban hilang akibat speed boat tenggelam di wilayah Perairan Tanjung Rambut, tepatnya di depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, akhirnya ditemukan meninggal dunia, Sabtu (10/1/2026) pukul 15.27 Wib.
Korban bernama Zainudin (33 tahun).
“Tim SAR Gabungan menemukan korban pada koordinat 0°56’43.5″N 103°22’55.5″E, berjarak 15 NM dari Lokasi Kejadian (LKK),”kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli kepada media ini.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Muhammad Sani Tanjung Balai Karimun.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,”pungkas Fazzli.
Sebelumnya diberitakan, satu unit kapal speed boat dilaporkan tenggelam di wilayah Perairan Tanjung Rambut, tepatnya di depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, pada pada Rabu tanggal 7 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB malam.
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli dalam keterangannya mengatakan, bahwa informasi kejadian diterima dari anggota Polairud Tanjung Balai Karimun bernama Toni.
“Bapak Toni yang melaporkan adanya kecelakaan kapal speed boat tenggelam di lokasi tersebut,”ujarnya dalam keterangan kepada media ini.
Fazzli menerangkan, kejadian bermula pada Rabu tanggal 7 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, empat orang korban berangkat memancing dari Pintu Air Kolong menggunakan speed boat pancung bermesin 200 PK menuju perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun.
“Sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca memburuk dan korban berniat menepi, namun mesin kapal mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan. Speed boat kemudian dihantam ombak hingga terbalik, menyebabkan seluruh korban terjatuh ke laut dan berupaya bertahan dengan mengapung menggunakan jerigen,”ungkap dia.
Pada pukul 11.00 WIB, sebanyak tiga orang korban berhasil ditemukan oleh Kapal Motor (KM) Sempurna di perairan Pulau Pandan pada koordinat 0° 58′ 39.4″ N 103° 30′ 25.2” E, dan selanjutnya dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun.
“Sementara satu orang korban lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian,”sambung Fazzli.
Adapun data korban selamat, terdiri dari tiga orang. Yakni, Misran (45 tahun), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Reski Febrianda (19 tahun), alamat Perum Bukit Indah Carok, Kecamatan Tebing, dan Supriyanto (25 tahun), alamat Pelabuhan Kolong.
Sedangkan satu korban hilang, bernama Zainudin (33 tahun), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing.(jp)
Editor: yn
