KEPRITANJUNGPINANG

Satu Tersangka Gembong Narkoba Ditangkap Ditanjungpinang Meninggal

BNN Pastikan BB Sabu-Sabu 80 Kilogram

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen. Pol. Drs. Arman Depari merilis para tersangka narkoba di Kantor BNN Kota Tanjungpinang, Jalan Senggarang, Tanjungpinang Jumat (5/8). Foto Resky Prokepri.com
Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen. Pol. Drs. Arman Depari merilis para tersangka narkoba di Kantor BNN Kota Tanjungpinang, Jalan Senggarang, Tanjungpinang Jumat (5/8). Foto Resky Prokepri.com

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) secara resmi merilis sekaligus membenarkan bahwa mereka berhasil menangkap tiga tersangka bandar besar narkotika di Jalan Gatot Subroto, Tanjungpinang tepatnya di depan Rumah dan Toko (Ruko) Taya Ban, Kamis (4/8) sekira pukul 14.30 Wib kemaren. Satu orang tersangka yang mencoba melarikan diri dipastikan tewas akibat terjun dari lantai 3 Ruko Taya Ban setelah dilarikan kerumah sakit.

“Petugas kita (BNN RI Pusat) melakukan penangkapan ketiga tersangka dilokasi tersebut. Dan mengamankan Sabu plus ekstasi yang disimpan di dalam ban serep mobil tersangka,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen. Pol. Drs. Arman Depari di Kantor BNN Kota Tanjungpinang, Jalan Senggarang, Tanjungpinang Jumat (5/8).

Dihadapan wartawan, mantan Kapolda Provinsi Kepri ini memastikan bahwa keberhasilan mereka menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dan ektasi yang disimpan para tersangka di dalam ban mobil di Tanjungpinang itu masih berhubungan dengan operasi pengungkapan serta pemutusan jaringan narkotika internasional.

BNN menunjukkan Barang Bukti hasil tangkapan tiga tersangka gembong narkoba di Tanjungpinang.
BNN menunjukkan Barang Bukti hasil tangkapan tiga tersangka gembong narkoba di Tanjungpinang.
Barang bukti kendaraan yang digunakan tiga tersangka gembong narkoba Tanjungpinang
Barang bukti kendaraan yang digunakan tiga tersangka gembong narkoba Tanjungpinang

“Dari ke lima ban cadangan itu (tenpat sabu-sabu dan pil ektasi disimpan tersangka), hanya empat yang terisi narkoba/ barang haram tersebut dan satu ban lagi kosong. Ketiga tersangka yang diamankan berinsial Sur, Ed dan Id,” ungkap Arman.

Kemudian, Arman menerangkan, setelah dibuka ban cadangan tersebut, BNN mendapatkan sekira 71 hingga 80 Kilogram (Kg) narkotika jenis sabu-sabu dan 24 Kg ekstasi (120 ribu butir).

“Tersangka meninggal berinisial Sur. Dia terjun dari lantai 3 ruko itu dan sampai dilantai dasar, dia mengalami luka dibagian kepala, dan patah tangan. Dan pada akhirnya sekitar pukul 20.00 Wib malam, meninggal dunia di RSUD Tanjungpinang,” jelasnya.

Selain BB sabu-sabu dan pil ektasi, BNN juga mengamankan dua kendaraan roda empat yang digunakan para tersangka tersebut.

Narkotika itu dibawa oleh para tersangka dari Johor Baru,Malaysia selanjutnya dibawa ke Pulau Sugi, Moro, Tanjung batu. Namun, naas mereka berhasil dibekuk di Tanjungpinang.

“Rencananya, dari Tanjungpinang barang tersebut akan dipasok ke Batam, Jakarta, Surabaya dan Makasar. Melalui Makasar untuk daerah timur, Jakarta untuk daerah Jawa dan Batam untuk daerah Kepri,” ucap Arman.(Resky)

Tinggalkan Balasan

Back to top button