NASIONAL

Siap-Siap, Kemnaker Buka Pendaftaran Calon Peserta Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tanggal 6 November

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi. Foto wp

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran calon peserta Program Pemagangan Nasional Batch 2 pada tanggal 6 hingga 12 November 2025, dengan target penerimaan lebih dari 80 ribu peserta magang yang merupakan lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi.

“Perlu kami informasikan bahwa proses penyelenggaraan Program Pemagangan Nasional Batch 2 segera dibuka. Untuk Batch 2, pemerintah menargetkan lebih dari 80 ribu peserta magang. Karena itu, kami mengajak perusahaan dan generasi muda untuk mempersiapkan diri mendaftar,” ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan, Kemnaker, Anwar Sanusi melalui keterangan resmi yang diterima media ini, Senin (27/10/2025).

Anwar mengatakan, bahwa penyelenggaraan Batch 2 ini merupakan kelanjutan dari Batch 1 yang sebelumnya mendapat animo tinggi dari masyarakat.

“Sebagaimana pada Batch 1, Program Pemagangan Nasional Batch 2 juga akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan penting yang harus dilalui baik oleh penyelenggara maupun peserta pemagangan,”ungkapnya.

Anwar menerangkan, untuk memastikan proses berjalan transparan dan terstruktur, Batch 2 Tahun akan meliputi beberapa tahapan. Mulai dari pendaftaran penyelenggara dan usulan program pemagangan tanggal 24 Oktober–5 November 2025.

Kemudian, jadwal pendaftaran calon peserta pemagangan dibuka pada 6–12 November 2025 dan seleksi calon peserta pemagangan di tanggal 12 hingga 20 November 2025.

“Pengumuman dan penetapan peserta pemagangan tanggal 21 November 2025 dan Pembukaan pelaksanaan pemagangan batch 2 di 24 November 2025,”terang Anwar.

Anwar menegaskan sesuai arahan Menteri Prof Yassierli bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi angkatan kerja Indonesia melalui pengalaman belajar secara langsung di dunia industri.

“Harapan Pemerintah supaya para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan mendapatkan pengalaman yang nyata,” pungkasnya.(wan)

Editor: yn

Back to top button