KEPRI

Kapal Kemanusiaan Untuk Palestina Segera Berlayar Antarkan Kepalan Tangan Donasi

ACT dan KNSR Ajak Masyarakat Kepri Dukung dan Hadir

Penyanyi Opick akan meramaikan penggalangan dana amal untuk kapal kemanusiaan Palestina dna Rohingya di Masjid Raya Batam, Minggu 28/1/2018. Foto Abdul Aziz.

PROKEPRI.COM, BATAM – Lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR) mengajak masyarakat Kepri mendukung dengan menghadiri program kapal kemanusiaan untuk Palestina dan donasi Rohingya yang akan digelar di Komplek Masjid Raya, Batam Center, Minggu (28/1/2018) pukul 08.00 Wib pagi hingga 15.00 Wib sore mendatang.

Ketua panitia, Abdul Aziz Malik menguraikan, bahwa agenda tersebut merupakan puncak dari penggalangan dana donasi kemanusiaan buat Palestina dan Rohingya.

“Kehadiran masyarakat kita tunggu untuk mendukung acara amal ini. Penggalangan ini juga akan sejalankan dengan konser Opick,” ungkap Aziz kepada prokepri.com, media yang turut serta menjadi mitra partner publikasi kapal kemanusiaan buat Palestina dan Rohingya, Minggu (21/1/2018).

Aziz mengatakan, kapal kemanusiaan tersebut akan berlayar mengarungi samudera mengantarkan kepalan-kepalan tangan yang memberikan donasi, sembari menyerukan setiap untaian doa untuk mengetuk pintu langit.

“Karena perjuangan mereka, juga perjuangan kita. Sahabat, mari bergabung dalam barisan kepedulian untuk melayarkan kapal kemanusiaan Palestina. Sahabat juga dapat mengajak keluarga, komunitas dan lain-lain. Untuk terlibat dalam gerakan perjuangan ini. Semoga Allah Ta’ala meridhoi segala bentuk ikhtiar dan membuka pintu kemenangan di bumi Mulia Palestina, Allahu Akbar!” seru Aziz.

Kapal Kemanusiaan Untuk Palestina, masih Aziz, merupakan hadiah indah dari Rakyat Indonesia khususnya Kepri.

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” tuturnya mengutip hadist HR. Muslim.

Di sisi lain, Aziz menerangkan, warga Palestina juga berjuang untuk mendapatkan akses penunjang kehidupan yang kini kian terbatas. Sebanyak 80 persen warga Palestina di jalur Gaza hidup dari bantuan kemanusiaan. 45 persen warga Palestina usia produktif berstatus pengangguran, karena akses perekonomian yang ditutup oleh zionis Israel.

Listrik hanya beroperasi 4 jam setiap hari di jalur Gaza. 72 persen keluarga Palestina menderita kerawanan pangan, 100 ribu orang tidak memiliki rumah tinggal. 5000 lebih keluarga Palestina hidup di rumah yang tidak layak huni. Konflik panjang puluhan dekade hingga saat ini, mengakibatkan derita panjang dan beratnya hidup manusia-manusia terbaik Palestina.

“Alhamdulillah, sekarang ACT dan KNSR sudah hadir di Kepri yang beralamat di Komplek Khazanah Blok RA No. 19, Sukajadi, Batam. Info lebih lanjut bisa hubungi Sms Centre: 085210005622 wa : 0812 6643 8743 Email : actbatam2017@gmail.com Twitter dan Instagram: @act_kepri FB. ACT Kepri Abdul Aziz Wa ; 0878 9968 8545 Email; www.knsr.or.id,” pesannya kembali.

Aziz menambahkan, ACT berdiri tanggal 21 April 2005 silam. ACT secara resmi diluncurkan secara hukum sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Untuk memperluas karya, ACT mengembangkan aktivitasnya, mulai dari kegiatan tanggap darurat, kemudian mengembangkan kegiatannya ke program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf.

“Sejak tahun 2012 ACT mentransformasi dirinya menjadi sebuah lembaga resmi kemanusiaan,” tutup Aziz.

Penulis/Editor : YAN

Back to top button