NASIONAL

BEM KM Umrah Gelar Aksi di DPR, Bawa Isu Konsesi ZEE dan RUU Daerah Kepulauan

BEM KM Umrah Gelar Aksi di DPR, Bawa Isu Konsesi ZEE dan RUU Daerah Kepulauan.(Foto Ist)

PROKEPRI.COM,JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (BEM KM UMRAH) menggelar aksi mengawal permasalahan Kemaritiman, diantaranya penolakan Konsesi ZEE Vietnam dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan (RUU DK) di Gedung DPR RI Senin, 26/12/2022.

Presiden Mahasiswa BEM KM UMRAH, Alfi Riyan Syafutra, menerangkan bahwa Konsesi ZEE Vietnam ini merugikan negara karena menyangkut kedaulatan, yang mana diketahui kedaulatan negara tidak bisa ditawar tawar.

“konsesi ini banyak merugikan nelayan lokal dalam mencari penghidupan. Pengesahan RUU Daerah Kepulauan menjadi harapan dan akan menjawab keresahan dan kesulitan, serta kesejahteraan Nelayan dan masyarakat pesisir,” Ungkap Alfi.

Ia menerangkan bahwasanya aksi penolakan tersebut bersifat simbolik seperti memasang banner besar, serta orasi dari masing masing perwakilan BEM SI di sekitar kawasan DPR

Berikut 7 tuntutan yang disampaikan dalam aksi yaitu:

1. Mendesak Pemerintah Pusat Segera Mengesahkan RUU Daerah Kepulauan
2. Menolak dan Mendesak Pemerintah Pusat untuk tidak memberikan Konsesi ZEE Vietnam karena sangat merugikan kedaulatan negara dan tidak pro nelayan lokal
3. Mendesak pemerintah pusat memperhatikan Nelayan Lokal Khususnya Nelayan Natuna, Kepulauan Riau yang melaut Di 12 Mil keatas Dilaut Natuna Utara (Laut China Selatan)
4. Mendesak Pemerintah Pusat Memperkuat Telekomunikasi di Provinsi Kepulauan Riau
5. Mendesak Pemerintah pusat memperhatikan itegrasi Akses Transportasi Laut di Provinsi Kepulauan Riau
6. Mendesak Pemerintah Pusat Memperkuat Pertahanan dan Keamanan didaerah Perbatasan Provinsi Kepulauan Riau.
7. Menolak Kesepakatan ZEE Indonesia Vietnam.

“Sangat disayangkan Anggota DPR, DPD RI Dapil Kepulauan Riau yang hari ini tidak ada kepedulian, dan tutup mata, terhadap permasalahan Kemaritiman di Kepulauan Riau, dan tak pernah mewakili suara suara nelayan, dan masyarakat pesisir di senayan,” Tutup alfi.

Aksi penolakan Konsesi ZEE Vietnam dan mendesak pengesahan RUU Daerah Kepulauan ini diikuti Kampus – kampus BEM SI Wilayah BSJB dan Kampus – Kampus BEM SI Wilayah SUMBAGUT.(r)

Editor: Muhammad Faiz

Back to top button