Rendy, Mahasiswa STAIN Kepri Lolos Jadi Finalis Duta Bahasa Provinsi Kepri 2025

PROKEPRI.COM, BINTAN – Rendy Syahputra, mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menorehkan prestasi membanggakan.
Rendy berhasil lolos sebagai salah satu finalis dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kegiatan Santiaji dan Puncak Pemilihan Duta Bahasa berlangsung secara luring pada 1–5 Juni 2025 bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau dan Hotel Aston Tanjungpinang.
Dari total peserta yang diseleksi, hanya 20 finalis yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan lanjutan sebagai calon Duta Bahasa Provinsi Kepri. Rendy merupakan satu-satunya mahasiswa STAIN Kepri yang berhasil menembus tahap final, mewakili kampusnya di ajang bergengsi tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat terpilih menjadi salah satu dari 20 finalis Duta Bahasa Kepri. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi saya untuk membawa nama baik Prodi HKI dan STAIN Kepri di tingkat provinsi, dan semoga bisa melaju ke tingkat nasional,” ujar Rendy dalam keterangannya diambil Sabtu (7/6/2025).
Pelaksana Harian Ketua STAIN Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam ajang kebahasaan seperti ini menunjukkan bahwa STAIN Kepri tidak hanya fokus pada penguatan akademik dan keagamaan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pengembangan kompetensi kebahasaan dan kebangsaan.
“Ini merupakan wujud nyata dari semangat integrasi antara ilmu, budaya, dan nilai keislaman. Kami bangga atas capaian ini dan berharap semoga prestasi tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam berbagai bidang,” ungkap Dr. Almahfuz.
Keikutsertaan Rendy Syahputra dalam program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa STAIN Kepri lainnya untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan yang mendukung pengembangan diri dan kompetensi berbahasa sebagai bagian dari identitas kebangsaan dan keilmuan.(jp)
Editor: yn
