KEPRI

Gubernur Ansar Tekankan Pentingnya Peran Perguruan Tinggi Hadapi Era Society 5.0

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam menghadapi Era Society 5.0, di mana integrasi ruang siber dan ruang fisik menjadi bagian dari kehidupan manusia yang ditopang oleh teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT).

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, sumber daya manusia tetap menjadi faktor paling krusial. Teknologi hanyalah alat, manusialah yang menentukan arah dan nilai pemanfaatannya,” kata Ansar Ahmad, mengutip pandangan Nelson Mandela bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) ke-XXV Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa (16/12/2925).

Dia juga mengapresiasi peran IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang sebagai salah satu pilar penting pendidikan tinggi di Kepulauan Riau. Menurutnya, institusi ini telah bertransformasi dari lembaga pendidikan keislaman berbasis pesantren menjadi perguruan tinggi yang adaptif, berintegritas, dan progresif dalam menjawab tantangan zaman.

Ansar memaparkan berbagai kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Kepri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, di antaranya alokasi anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD, program beasiswa mahasiswa yang berlanjut hingga 2025, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, hingga penguatan kerja sama pendidikan nasional dan internasional.

“Alhamdulillah, berbagai upaya tersebut membuahkan hasil. Indeks Pembangunan Manusia Kepri tahun 2025 mencapai 80,53 poin, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional. Pertumbuhan ekonomi Kepri juga mencapai 7,48 persen pada Triwulan III 2025, tertinggi di Sumatera,”jelasnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Ansar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat.

“Perpindahan tali toga dari kiri ke kanan adalah simbol transisi dari dunia akademik menuju dunia nyata. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara adaptif, inovatif, dan kreatif bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024 yang lalu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membantu pembangunan Masjid IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang dengan anggaran sebesar Rp1 miliar.(jp)

Editor: yn

Back to top button