Komisi V DPR RI Komit Dukung Percepatan Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

PROKEPRI.COM, BATAM – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Jembatan Batam–Bintan (Babin) sebagai salah satu prioritas nasional yang akan memperkuat konektivitas dan daya saing kawasan.
“Impian membangun Jembatan Batam–Bintan harus kita wujudkan bersama. Ini bukan proyek besar semata, tapi simbol keterhubungan antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura,” ujar Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, Kamis (30/10/2025).
Lasarus menilai investasi proyek yang diperkirakan nilainya mencapai Rp16 triliun relatif kecil dibanding dampak ekonomi jangka panjang yang akan dihasilkan.
“Kita hanya perlu kemauan politik dan kerja keras bersama agar pembangunan ini benar-benar terealisasi,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, bahwa pembangunan Jembatan Batam–Bintan merupakan proyek strategis yang perlu terus diperjuangkan. Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan investasi dan ekonomi di Provinsi Kepri.
“Pembangunan Jembatan Batam–Bintan perlu terus disuarakan. Ini bukan hanya proyek penghubung, tetapi juga langkah nyata untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah kita,” ujar Ansar.
Proyek Jembatan Batam–Bintan direncanakan akan menghubungkan Pulau Batam, Pulau Galang, dan Pulau Bintan. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 14,6 kilometer, dengan bentangan utama mencapai 7,6 kilometer, dan diperkirakan membutuhkan investasi Rp16 triliun hingga Rp17 triliun.
Pembangunan jembatan ini merupakan kelanjutan dari proyek Rempang Eco-City, yang termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kepulauan Riau.
Sebelumnya, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mendampingi Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja meninjau sarana dan prasarana infrastruktur pembangunan Jembatan Batam–Bintan di Landing Point sisi Batam, Kabil, Kota Batam, Rabu (29/10) sore kemaren.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung lokasi rencana pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia tersebut.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, serta dihadiri perwakilan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sesampainya di lokasi, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus beserta rombongan mendapatkan paparan lengkap mengenai rencana teknis proyek Jembatan Batam–Bintan. Setelah mendengar penjelasan dari tim teknis, Lasarus menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan proyek tersebut.(wan)
Editor: yn
