KEPRI

Sesosok Mayat Ditemukan Tergeletak Bersama Sepeda Motor

Dekat Pemandian Air Panas Dabo Singkep

Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko olah TKP penemuan mayat dan sepeda motor di kawasan Pemandian Air Panas Dabo Singkep Lingga Selasa 21 Nopember 2017 foto istimewa

PROKEPRI.COM, LINGGA – Seorang pria dewasa ditemukan tewas tergeletak di jalan setapak dekat objek wisata Pemandian Air Panas, Dabo Singkep, Selasa (21/11/2017), sekitar pukul 06.30 WIB. Dekat posisi mayat ditemukan juga tampak sepeda motor astrea yang diyakini milik korban. Setelah menjalani visum di RSUD Dabo Singkep, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, kemudian pria yang diketahui bernama Muliono, warga Bukit Kapitan, Dabo SIngkep ini diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko membenarkan kejadian tersebut. Menurut Suharnoko, mayat korban pertama kali ditemukan oleh sepasang suami-istri, Haryadi dan Armah warga Dabo Singkep di sekitar jalan masuk objek wisata pemandian air panas Dabo Singkep pagi tadi. Saat itu, suami istri ketika akan pergi ke kebun untuk memotong karet sebagai rutinitas mereka sehari-hari.

“Namun setelah tiba di simpang jalan air panas sekitar 50 meter dari jalan aspal untuk masuk ke kebun, mereka melewati jalan setapak tepatnya di depan pondok kebun milik pak Kimen. Suaminya, Haryadi melihat sepeda motoro dalam posisi tumbang di jalan setapak dekat kebun Kimen, begitu didekati oleh Haryadi, terlihat olehnya seorang mayat yang tergeletak dengan memakai jaket hitam dan celana training,”kata Suharnoko kepada wartawan, di Dabo Singkep, Selasa (21/11/2017.

Dijelaskan, begitu melihat mayat tersebut, Haryadi langsung kembali ke belakang untuk memberitahukan kepada istrinya, namun dikarenakan istrinya lemah semangat. Haryadi langsung mendatangi Kimen untuk melaporkan bahwa di kebunnya ada orang meninggal dunia. Setelah dengar kejadian itu Kimen langsung menyuruh Haryadi melaporkan kejadian ini pihak kepolisian.

“Begitu dapat laporan adanya penemuan mayat kami bersama anggota langsung ke lokasi. Melihat kondisi korban dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kemudian membawa korban ke rumah sakit (RSUD Dabo Singkep) untuk dilakukan pemeriksaan medis. menurutu keterangan Kepala RSUD Dabo Pak Asri Wijaya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jasad tersebut,” ujarnya.

Menurut Suharnoko, diduga sementara korban (Muliono) meninggal dikarenakan sakit. Walaupun demikian, tetap akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut apabila ditemukan unsur- unsur pidana terhadap korban. Bersama korban di lokasi kejadian, pihak kepolisian mengamankan barang bukti (BB) sejumlah barang yakni 1 unti sepeda motor Astrea plat Nopol BP2482 LF, 1 buah senapan angin, 1 bilah parang, 1 buah kepala senter, 1 bungkus rokok harum manis serta 1 buah jaket parasut. Saat ini jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk pemakaman. (*/ira)

EDITOR : INDRA H

Back to top button