NASIONAL

Populous, Arsitek yang Mendesain Sirkuit Bintan

Ilustrasi Formula 1 (F1).(Foto Ist)

PROKEPRI.COM,JAKARTA – Sirkuit International Bintan, Kepulauan Riau resmi dimulai pembangunannya untuk menyambut gelaran internasional Formula 1 (F1).

Peletakan batu pertama pun telah dilakukan oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) pada Kamis (17/3/2022).

Pengerjaan Sirkuit ini rencananya akan selesai dalam dua tahun atau pada 2024 mendatang dengan pendanaan dari investasi senilai Rp 1,2 triliun.

Pengelolaan sirkuit ini akan dilakukan oleh PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) selaku anak perusahaaan Gallant Venture Pte Ltd, yang juga mengelola Kawasan Wisata Bintan Resorts

Menariknya, pengerjaan sirkuit F1 ini akan melibatkan konsultan arsitek ternama asal Inggris yakni Populous.

Populous sendiri merupakan firma arsitek papan atas yang hingga saat ini telah mengerjakan lebih dari 3.000 proyek desain.

Telah bekerja di 34 negara, Populous tak hanya mendesain arsitektur gedung saja, namun juga menangani desain interior, penataan lanskap hingga desain produk.

Ini bukan pertama kalinya Populous menangani proyek pembangunan sirkuit F1. Sebelumnya mereka juga pernah mengerjakan beberapa sirkuit internasional seperti Sirkuit Silverstone di Silverstone, Inggris dan Sirkuit Velociudad di Zarate, Argentina.

Sirkuit Silverstone sendiri merupakan proyek renovasi Populous yang sukses. Setelah gagal menjadi tuan rumah untuk Grand Prix F1 tahun 2008, pengelola sirkuit Silverstone ingin meningkatkan kualitas trek dan fasilitas mereka.

Populous kemudian mengadakan beberapa renovasi termasuk membangun pit dan paddock sepanjang 360 meter.

Pada area sirkuit, dipasang perangkat lunak perintis milik Populous, yang memungkinkan simulasi berbagai kondisi di sirkuit dan pengujian run-off.

Setelah proses konstruksi selesai pada tahun 2011, Silverstone kembali menjadi tuan rumah MotoGP serta F1 dan tak pernah absen hingga sekarang.

Selain sirkuit, banyak proyek lainnya yang juga sukses dikerjakan oleh Populous. Sebut saja, renovasi Stadion Wembley, pembangunan Nanjing Sports Park, hingga ICC Sydney.(Kmp)

Editor: Muhammad Faiz

Back to top button