KEPRI

Tekan Inflasi, Pj Walikota Hasan Minta OPD Fokus Kerja

Tampak Pj Walikota Hasan didampingi Sekdako Zulhidayat memaparkan statistik Inflasi dan langkah dihadapan Forkopimda dan Kepala OPD pada Rakor Rutin Tim TPID di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Senin (9/10/2023). Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan meminta kepada setiap OPD yang terlibat dapat memfokuskan kerja dan program agar langkah-langkah yang diambil dapat efektif dan mempengaruhi hasil terhadap pengendalian Inflasi.

“Saya menginstruksikan agar kita dapat fokus dalam menekan inflasi dan stabilitas harga bahan pokok. Terus pantau distribusi dan ketersediaan bahan pangan, serta awasi tingkat lonjakan harga. Sehingga kita dapat segera mengambil langkah taktis apabila terdapat temuan masalah yang ada di lapangan”, kata Hasan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Rutin Tim Penanganan Inflasi Daerah (TPID) terkait Pengembangan Inflasi Kota Tanjungpinang bulan Oktober 2023 di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Senin (9/10/2023) kemaren.

Rakor tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat,S.Hut, Forkopimda Kota Tanjungpinang dan Kepala OPD di lingkungan Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan ini, Hasan menyampaikan bahwa dari hasil pemaparan Statistik inflasi bulan September 2023 terhadap Agustus 2023 berada diangka 0,42% . Secara month to month inflasi September 2023 lebih rendah daripada inflasi September pada tahun 2022.

Sementara itu, untuk Inflasi tahun kalender (September 2023 terhadap Desember 2022) atau year to date berada di angka 1,20%. Angka ini merupakan angka terendah ke-4 di Pulau Sumatera.

Lebih lanjut, Hasan menjelaskan, bahwa secara year on year per September 2023 tingkat inflasi Kota Tanjungpinang berada di angka 1,53%. Angka tersebut merupakan terendah ke-4 di Pulau Sumatera dan terendah ke-9 secara nasional dari 90 Kota IHK di Indonesia.

“Untuk itu atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pengendalian inflasi atas upaya bersama dalam rangka penanganan inflasi”, ungkap Hasan.

Hasan juga menyampaikan strategi 4 K dalam pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok. Strategi tersebut adalah pertama, keterjangkauan dan stabilitas harga. Kedua, ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pangan. Ketiga, kelancaran distribusi, Kemudian keempat, komunikasi yang efektif.(yan)

Back to top button