Korban Ketiga Kapal Tenggelam di Selat Nenek Ditemukan di Tanjung Sauh

PROKEPRI.COM, BATAM – Fadli (28), korban ketiga kapal rombongan tim sepak bola tenggelam di Perairan Nenek, Batam, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Perairan Tanjung Sauh, Jumat (27/6/2025).
Korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI (Disaster Victim Identification) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Kepri. Hasilnya, bahwa korban tersebut benar adalah Fadli (28), salah 1 dari 3 korban yang masuk ke dalam pencarian Tim SAR gabungan sebelumnya.
Fadli pertama kali ditemukan pada pukul 08:25 WIB pagi.
“Dengan telah ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan selanjutnya diusulkan untuk ditutup,”kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Tanjungpinang, Fazzli, Jumat (27/6/2025).
Sebelumnya, dua orang korban hilang juga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (27/6/2025).
Kedua korban bernama Firdaus dan M Fahri.
Firdaus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pulau Bulan pada pukul 06.00 Wib dan kemudian dievakuasi serta diserahkan ke rumah duka yang beralamat di Pulau Awi.
Sedangkan korban kedua M Fahri ditemukan oleh nelayan Pulau Panjang bernama Anda, mengapung di sekitar perairan Pulau Panjang.
Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban kedua.
Sebelumnya diberitakan, Kapal jenis Long Boat pembawa rombongan tim sepak bola tenggelam di Perairan Selat Nenek, Batam pada Rabu (25/6/2025) pukul 22.00 Wib malam.
Dari total 13 penumpang, 10 orang dilaporkan selamat, tiga lainnya hilang.
Tim SAR gabungan mencari ketiga korban hilang tersebut hingga Kamis (26/6/2025) malam, belum berhasil ditemukan.
Sebannyak 10 orang selamat ditemukan di tiga lokasi perairan berbeda. yakni, 5 orang ditemukan di Perairan Setokok, 4 orang di Perairan Selat Nenek dan satu orang lainnya selamat ditemukan di Pesisir Pulau Luing.
Kronologis kejadian, Tim Sepak Bola Pulau Nenek menuju Pulau Setokok untuk bertanding pada Rabu (25/6) pukul 16.00 WIB.
Di tengah perjalanan Long Boat mereka dihantam gelombang dan terbalik.(jp)
Editor: yn
