KEPRI

Keindahan Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa Tak Kayak Dulu, Sejumlah Lampu Hias Menara Masjid Rusak Tak Berfungsi

Tampak sejumlah lampu hias di menara Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, ikon Kabupaten Kepulauan Anambas rusak tak berfungsi, Senin (15/12/2025) malam. Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Keindahan malam di kawasan Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas kini tak lagi memancarkan pesona seperti dahulu. Sejumlah lampu hias di menara masjid yang selama ini menjadi ikon dan daya tarik utama ke kota ini terlihat rusak dan tidak lagi berfungsi.

Pantauan di lapangan pada Senin (15/12/2025) malam, menunjukkan, huruf-huruf pada rangkaian lampu hias yang seharusnya menyala terang kini banyak yang padam, rusak, bahkan tidak lagi utuh. Kondisi ini jelas mengurangi keindahan Masjid Agung Baitul Ma’mur sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, terutama pada malam hari.

Kerusakan lampu hias tersebut sejatinya bukan persoalan baru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari total 72 huruf lampu hias yang terpasang membentuk tulisan “Masjid Agung Baitul Ma’mur Kabupaten Kepulauan Anambas”, kini hanya sekitar 22 huruf yang masih menyala. Sisanya mengalami kerusakan parah, bahkan dilaporkan sempat terjadi kebakaran pada sistem penerangan lampu tersebut.

Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan signifikan. Kondisi lampu hias justru semakin memprihatinkan. Diperkirakan sekitar 85 persen lampu hias masjid saat ini dalam keadaan rusak dan tidak berfungsi sama sekali.

Padahal sebelumnya, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas, Doni, sempat menyampaikan bahwa perbaikan lampu hias Masjid Agung Baitul Ma’mur akan dilaksanakan pada bulan Desember 2025. Namun hingga pertengahan Desember ini, janji tersebut belum terealisasi di lapangan.

Kondisi tersebut menuai kekecewaan dari masyarakat. Salah seorang warga Tarempa, Aan, mengaku kecewa karena janji perbaikan yang disampaikan pihak terkait tak kunjung diwujudkan.

“Ini sudah pertengahan Desember. Sudah lama dijanjikan akan diperbaiki, katanya bulan Desember. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Lampu hiasnya malah semakin rusak,” ungkapnya.

Masyarakat pun berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya Dinas Pekerjaan Umum melalui Bidang Cipta Karya, segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki lampu hias tersebut.

Pasalnya, sebagian besar huruf lampu telah rusak dan tidak lagi menyala, sehingga mengurangi estetika kawasan masjid.

Masjid Agung Baitul Ma’mur bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol keagamaan sekaligus wajah Kota Tarempa yang mencerminkan kebanggaan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau pernyataan lanjutan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Bidang Cipta Karya terkait alasan belum dilakukannya perbaikan lampu hias Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa yang terkesan terabaikan. (as)

Editor: yn

Back to top button