DP3APM Tanjungpinang Sebut Kasus TPPO Meningkat Tahun 2024

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang menyebutkan kasus TPPO mengalami peningkatan pada Tahun 2024.
“Kasus TPPO pada tahun ini masih menjadi yang tertinggi, semester I sampai bulan juni 2024 ini kita sudah tangani 12 kasus, sedangkan 2023 hanya 2 kasus,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Zakiah.
Menurutnya korban TPPO banyak terjadi pada masyarakat menengah kebawah dalam pendapatan ekonomi.
“Rata rata mereka di dijebak dan di iming imingi kalau yang anak anak, tapi kalau yang dewasa mereka tau namun mereka terjebak pada hutang, sehingga mau tidak mau mereka terima pekerjaan itu,” ungkapnya.
Selain itu dalam mencegah TPPO agar tidak kembali terjadi, pihaknya rutin menggelar sosialisasi kepada masyarakat melalui RT/RW
“Sosialisasi tetap kami lakukan kepada BKMT, RT/RW yang memang langsung berhadapan kepada masyarakat sebagai mitra kami untuk memberikan pemahaman bahayanya TPPO,” tambahnya.
Terakhir ia menghimbau kepada masyarakat agar waspada dalam menerima tawaran pekerjaan diluar daerah maupun luar negeri yang tidak sesuai prosedur.
“Berhati hatilah dalam memilih pekerjaan, jangan hanya melihat nominal gajinya, harus dilihat syarat administrasi nya seperti apa, lalu penempatannya dimana, agar kita nanti tidak salah memilih tempat kerja,” pungkasnya. (Mfz)
Editor: Yan
