Pemko Batam Minta Ketua RT dan RW Laporkan Kondisi Lingkungan yang Banjir

PROKEPRI.COM, BATAM – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam mengintensifkan normalisasi parit/selokan pada musim penghujan ini. Hal tersebut dilakukan agar drainase berfungsi normal, aliran air lancar dan tidak terjadi banjir.
“Ini saya lagi meninjau pekerjaan di Batuaji. Kita kerahkan alat berat untuk normalisasi di beberapa titik, termasuk di sini (Batuaji),” kata Kepala Dinas BMSDA Kota Yumasnur menjawab prokepri.com, kemarin.
Menurut Yumasnur, seluruh alat berat yang ada dikerahkan untuk normalisasi drainase. Adapun alat berat yang dimiliki Dinas BMSDA antara lain, long-arm excavator, amphibi excavator dan medium excavator.
“Kita juga menggandeng camat dan lurah dalam proses normalisasi ini. Pemerintah mengajak masyarakat melalui RT/RW untuk memantau kondisi lingkungannya masing-masing. Bila ada drainase yang perlu dinormalisasi agar segera menghubungi pihak kecamatan,”ujarnya.
Seperti misalnya, kata Yumasnur, kalau ada pendangkalan parit atau ada bangunan liar di sisi parit, atau ada kegiatan tanam tumbuh, bisa langsung lapor.
Sementara Camat Batuaji Ridwan Afandi mengatakan pekerjaan yang ditinjau BMSDA saat itu juga merupakan hasil laporan masyarakat ada tiga titik yang dipantau tim.
“Ada sekitar tiga titik di Tanjunguncang yang kami pantau. Paritnya dangkal,”timpal Ridwan.
Pekerjaan normalisasi drainase juga tampak di parit utama kawasan Sei Beduk, tepatnya di depan SPBU Tanjungpiayu. Satu unit long-arm excavator bekerja membersihkan drainase dari sampah dan sendimen. (ira)
EDITOR : INDRA H
