Gubernur Ansar Tegaskan Peran Strategis IPHI

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa keberadaan IPHI memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. Menurutnya, IPHI bukan sekadar wadah silaturahmi pasca-haji, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak penguatan akhlak dan benteng moral masyarakat di tengah tantangan era disrupsi.
“IPHI berperan penting dalam memastikan nilai-nilai ibadah haji tetap terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jumlah jemaah yang besar, IPHI memiliki potensi luar biasa untuk menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Ansar usai melantik pengurus Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW MTP-IPHI) Provinsi Kepri masa bakti 2025–2030 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang., Selasa (13/1/2026).
Ia menyebutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1996 Tahun 2024, jumlah jemaah haji Indonesia tahun 2025 mencapai 221.000 orang, sementara jemaah haji asal Kepulauan Riau berjumlah 1.275 orang. Jumlah ini, kata dia, menjadi kekuatan sosial yang signifikan dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
Ansar juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan iman dan takwa sebagai fondasi pembangunan daerah, sejalan dengan visi “Kepulauan Riau yang Maju, Makmur dan Merata” periode 2025–2030. Berbagai program keagamaan terus didorong, mulai dari bantuan rumah ibadah, program mubaligh hinterland, hingga insentif keagamaan.
“Alhamdulillah, sinergi antara pemerintah dan masyarakat membuahkan hasil. Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau tahun 2024 mencapai 82,21 poin dan selama tiga tahun berturut-turut masuk tiga besar nasional,” ungkapnya.
Gubernur berharap IPHI terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi umat, memperkuat dakwah, serta menyukseskan program-program strategis daerah.(jp)
Editor: yn
