KEPRI

Baru 22 Persen atau 311,192 Jiwa ter-coklit, KPU Kepri : Alhamdulillah

 

Tampak Priyo Handoko, Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri disela-sela konferensi pers di Hotel CK Tanjungpinang berada di Km 8 Atas Tanjungpinang, Selasa (21/7) sore. Foto prokepri/ITO.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pencocokan dan penelitian dikenal dengan Coklit di Provinsi Kepri baru mencapai 22 persen. Artinya, baru sekitar 311.192 jiwa yang sudah terdata oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di kabupaten/kota se-Provinsi Kepri.

Sementara, jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 1.391.845 jiwa. Jadi, masih ada 1.080.653 jiwa yang belum di coklit oleh PPDP di kabupaten/kota Provinsi Kepri.

Priyo Handoko, Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri memastikan bahwa data yang terkumpul tersebut akan terus bergerak.

“Ini data yang terkumpul sejak pukul 15.00 WIB di hari Selasa ini. Alhamdulillah, sudah mencapai target kita. Ini akan bergerak terus datanya,” kata Priyo saat konferensi pers di Hotel CK Tanjungpinang berada di Km 8 Atas Tanjungpinang, Selasa (21/7) sore.

Kalau dilihat per kabupaten/kota, sambung Priyo, Kabupaten Karimun pencapaian coklitnya sudah 40 persen dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 183.452 jiwa.

Artinya, baru 75.277 jiwa yang sudah di coklit oleh PPDP yang ada di Kabupaten Karimun.

Lalu, disusul Kota Tanjungpinang yang sudah mencapai coklit 52.292 jiwa atau 33 persen dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 157.144 jiwa.

Kemudian, disusul lagi dua daerah, yaitu Kabupaten Natuna dan Kabupaten Bintan. Masing-masing kabupaten pencapaian coklit 30 persen.

Yang sudah di coklit di Kabupaten Bintan mencapai 33.625 jiwa dari 111.854 jiwa berdasarkan jumlah pemilih A KWK.

Sedangkan masyarakat di Kabupaten Natuna yang sudah di coklit sebanyak 16.682 jiwa dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebesar 55.307 jiwa.

Kalau pencapaian coklit di Kabupaten Kepulauan Anambas baru 29 persen atau 9.438 jiwa dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebesar 31.714 jiwa.

Pencapaian coklit di Labupaten Lingga hanya 26 persen atau 19.282 jiwa dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 72.502 jiwa.

Sedangkan pencapaian coklit di Kota Batam paling terendah, hanya mencapai 13 persen atau 104.596 jiwa, dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 779.854 jiwa.

Data ini, lanjut Priyo, masih tetap bergerak terus. Karena PPDP masih coklit di daerah masing-masing. Sebab, akhir coklit yang dilakukan PPDP pada 13 Agustus 2020 nanti.

“Hasil dari coklit untuk menjadi data DPT sementara. Saya berharap, PPDP bekerja dengan baik dan akurat,” harap dia. (ITO)

Back to top button