Tahun 2025, Lis Sebut Kota Tanjungpinang Defisit Rp280 Miliar

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah menyebutkan bahwa tahun 20215 ini, hampir seluruh daerah di Indonesia diproyeksikan mengalami defisit anggaran, termasuk kota Tanjungpinang dengan angka sekitar Rp280 miliar.
“Kondisi ini menuntut kerja keras dan solusi kreatif agar visi dan misi kita bisa terlaksana mulai 2026,”kata Lis dalam sambutan membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (15/5/2025).
Melalui forum Musrenbang ini, Lis mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mempersiapkan perencanaan dengan sebaik-baiknya agar dapat melangkah sehebat-hebatnya.
“Perencanaan yang matang adalah setengah dari keberhasilan, sisanya adalah keberanian,”ujarnya.
Lis menyebut, RPJMD sebagai titik awal pembenahan Kota Tanjungpinang. Ia menekankan bahwa inovasi, kreasi, dan ketaatan seluruh perangkat daerah mutlak diperlukan dalam penyusunan perencanaan berdasarkan hasil musrenbang hari ini.
Rencana tersebut nantinya akan dituangkan dalam dokumen Renstra perangkat daerah, RKPD, hingga rencana kerja OPD, dengan perhitungan pagu indikatif yang cermat dan sesuai regulasi, agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari target yang telah dirumuskan.
Lis juga mengajak seluruh pihak untuk berani dan semangat membangun, bukan justru pesimis karena efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Inovasi dan improvisasi harus terus dilakukan sesuai keadaan. Laksanakan tugas dan fungsi dengan penuh semangat. Jangan sampai keterbatasan anggaran memadamkan semangat inovasi kita dalam membangun Kota Tanjungpinang,”pungkasnya.
Musrenbang RPJMD 2025–2029 berlangsung selama satu hari, diikuti 200 peserta secara luring, dan 300 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui kanal Zoom Meeting dan YouTube.
Peserta berasal dari berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, pemerintah provinsi, DPRD, akademisi, asosiasi pelaku usaha, hingga perwakilan kelompok perempuan dan pemuda.
Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan gong oleh Pejabat Fungsional Utama sekaligus Analis Kebijakan Ahli Utama Bappeda Provinsi Kepri, Reni Yusneli didampingi Walikota Lis Darmansyah, Ketua DPRD, dan unsur pimpinan Forkopimda.
Turut hadir Sekretaris Daerah Zulhidayat, Ketua TP PKK Yuniarni Pustoko Weni, para kepala OPD, camat, serta lurah.(jp)
Editor: yn
