Tokoh Perempuan Prihatin PPPK Kepri Belum Terima Gaji
PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) hingga kini belum menerima gaji, meski telah resmi dilantik.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan, terutama karena banyak dari mereka yang menggantungkan hidup dari penghasilan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Tokoh perempuan Kepri, Anis Anorita Zaini, menyampaikan keprihatinannya atas nasib para PPPK yang terjebak dalam tekanan ekonomi karena belum ada kejelasan pembayaran gaji.
Menurutnya, ini bukan hanya soal hak keuangan, tetapi menyangkut sisi kemanusiaan yang tidak bisa diabaikan.
“Ada yang harus mencicil motor, bayar kos, sewa rumah. Kebutuhan makan sehari-hari terus berjalan. Banyak dari mereka yang punya anak, istri, bahkan menanggung orang tua. Ini benar-benar menyangkut kehidupan,” ungkap Anis dengan nada prihatin kepada media ini, Jumat (4/7/2025).
Anis menambahkan, para tenaga PPPK tetap menunjukkan dedikasi dengan terus bekerja meski hak mereka belum dipenuhi. Ia berharap pemerintah daerah menunjukkan empati dan segera mengambil langkah tegas agar gaji mereka segera dicairkan.
“Mereka sudah dilantik, mereka bekerja penuh. Tapi gaji tak kunjung turun. Pemerintah seharusnya hadir, karena ini bukan sekadar administratif, ini soal kemanusiaan,” ujarnya.
Di tengah ketidakpastian ini, banyak PPPK yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Sebagian bahkan harus berutang atau meminta bantuan keluarga agar bisa bertahan.
“Mereka bukan hanya bekerja untuk diri sendiri. Ada yang jadi tulang punggung keluarga. Kalau beban hidup terus bertambah, bagaimana mereka bisa tenang menjalankan tugas?,” tambahnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait alasan dan waktu pencairan gaji PPPK yang tertunda.(jp)
Editor: yn
