ADVETORIAL

Wisata Hutan Mangrove Pering Natuna Salah Satu Wisata Alam Menarik

Destinasi Wisata Mangrove Pering Natuna.(Foto Ist)

PROKEPRI.COM,NATUNA – Hutan mangrove menjadi satu area penting untuk menjaga ekosistem lingkungan, apalagi di daerah kepulauan seperti di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Maka, selain menjaga ekosistem lingkungan, hutan mangrove juga bisa menjadi destinasi wisata.

Destinasi Wisata Mangrove Pering di Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna menjadi referensi ketika kamu sedang mengunjungi Natuna.

Arena wisata ini diketahui merupakan yang terluas di Kepri.

Panjang pelantar kayu di wisata hutan mangrove Pering saja mencapai satu kilometer.

Pelantar kayu ini membentuk huruf (Y), tepat di pertigaannya terdapat sejumlah bingkai kayu yang dihiasi bunga untuk background foto.

Biasanya, kebanyakan wisatawan yang datang mengabadikan momen berfoto mereka tepat di pintu masuk pelantar dan di pertigaan pelantar kayu itu.

Suasana di sana masih sangat asri dan terjaga, selain pemandangan hutan bakau, wisata ini juga menyuguhkan pemandangan sungai yang bermuara di laut Natuna.

Akar pohon bakau di sana juga menjadi nilai tambah potret keindahan alamnya.

Satu hal yang cukup menarik saat berkunjung ke sana ialah kita dapat menyaksikan sunset atau matahari terbenam jika cuaca cerah pada sore hari.

Sehingga, para wisatawan biasanya tidak melewatkan kesempatan untuk mengambil momen foto di lokasi wisata mangrove ini.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri Raja Heri Mokhrizal mengatakan destinasi mangrove di Kepri sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai laut dan alam, selain memberikan keindahan diharapkan wisatawan juga bisa merekomendasikan tempat wisata tersebut jadi pilihan untuk liburan.

“Di Kepri ini rata rata lautan lebih banyak dan daratan nya sedikit, destinasi wisata seperti mangrove menjadi daya tarik wisatawan, apalagi yang belum pernah ke Kepri, pasti punya kesan tersendiri ketika sudah berkunjung ke lokasi tersebut,” Ungkap Raja Heri.

Wisata ini dibuka setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Untuk masuk ke sana cukup membayar uang parkir sebesar Rp 2 ribu untuk kendaraan bermotor roda dan Rp 5 ribu untuk kendaraan bermotor roda empat.

Wisata Mangrove Pering ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna dengan anggaran Rp2,2 miliar, termasuk pembukaan jalan dan pembuatan pelantar.

Editor: Muhammad Faiz

Back to top button