11 Titik Lokasi Parkir di Tanjungpinang Bayarnya Non Tunai

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sebelas titik lokasi parkir di Kota Tanjungpinang resmi diterapkan dengan metode pembayaran secara non tunai melalui Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS).
Peresmian penggunaan QRIS sebagai pembayaran parkir non tunai tersebut di lounchingkan Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Hasan bersama Gubernur Kepri H Ansar Ahmad di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Terminal Sei Carang, Selasa (12/12/2023) kemaren.
Adapun titik lokasi parkir tahap pertama yang sudah menggunakan metode pembayaran non tunai QRIS adalah Kedai Kopi Batu 10, Manabu, The Blitz, Cooler City, Pizza Hut, Soedang Rembulan, Tema Coffee and Space, Oucha Ice Cream, RM. Mbah Darno, dan Momoyo Ice Cream.
Pembayaran parkir roda dua (sepeda motor) yakni Rp1.000 dan roda 4 (mobil) Rp2 ribu dilakukan dikasir atau melalui juru parkir dengan cara memindai menggunakan QRIS perparkiran yang telah disediakan.
Dalam sambutan lounching tersebut, Pj Walikota Hasan mengatakan, melalui Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang pada UPTD perparkiran telah melakukan inovasi digitalisasi pelayanan publik pembayaran retribusi parkir secara non tunai melalui QRIS.
“Sesuai amanat Presiden, maka Pemerintah Daerah terus melakukan upaya percepatan dan perluasan transformasi digital dalam bidang transaksi keuangan. Dan dengan QRIS ini sebagai salah satu alternatif pembayaran retribusi perparkiran secara digital dengan tujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat pengguna layanan parkir,” jelasnya.
Selain itu, menurut Hasan dengan pembayaran parkir non tunai ini untuk meminimalisir kebocoran retribusi perparkiran dikarenakan data penerimaan retribusi perparkiran akan terdata secara Real-Time dan transparan.
“Nantinya sistem penyetoran retribusi perparkiran non tunai QRIS ini langsung terhubung dengan kas daerah Kota Tanjungpinang. Dengan begitu tentunya diharapkan akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tanjungpinang karena retribusi yang masuk telah terdata,” sebut Hasan.
Dan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, lanjut Hasan, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perhubungan akan terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana publik.
“Seperti penataan angkutan umum, perbaikan terminal dan sub terminal, fasilitas halte yang memadai, hingga marka jalan, agar masyarakat merasa nyaman dan aman,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi digitalisasi perparkiran yang telah diterapkan di Kota Tanjungpinang.
“Mudah-mudahan kedepannya lokasi-lokasi parkir non tunai terus diperluas. Juga diharapkan untuk Kabupaten/Kota lainnya agar bisa melakukan hal yang sama sebagai upaya perluasan transaksi digital,” tambahnya.
Editor: yan
