32 Tenaga Pendidik di Kota Tanjungpinang Masuki Masa Pensiun

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah melepas guru SD dan Kepala Sekolah serta pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang memasuki pensiunan masa purna bakti sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SD 01 Lembah Merpati, Kelurahan Batu 9, Tanjungpinang Timur, Senin (23/1).
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Drs. HZ Dadang AG, M.Si dan Kepala BPPD, Ketua K3S Raja Mukhtar, Lis mengatakan jangan pernah gamang dalam menjalani masa-masa pensiun karena kemampuan dan ilmu- ilmu seorang guru masih dapat diberdayakan
“Sebab banyak hal yang bisa dilakukan selama menjalani pensiun, yang penting adalah kreatif, punya kemauan dan tetap semangat. Pemko sendiri masih siap membantu dan guru yang telah pensiun untuk diperbantukan mengajar pada sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru,” janji Lis.
Lis merincikan, tahun 2017 pemerintah daerah telah mengajukan penerimaan khusus PTT untuk guru atau pendidik dan kesehatan. Karena, kurang lebih untuk SD sebanyak 24 orang pensiun di tahun 2016 dan 32 orang pensiun di tahun 2017. Sehingga, berbekal kemampuan yang sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan pemerintah siap membantu para purnabakti yang masih ingin memberikan ilmu untuk generasi Kota Tanjungpinang.
Lis berharap, apa yang didapat bisa dimanfaatkan untuk membuat usaha kreatif, karena hal ini akan membantu para pensiunan tidak cepat pikun.
“Karena biasanya seorang pensiunan setelah tidak lagi bekerja di kantor yang penuh dengan kesibukan, tiba-tiba tidak lagi punya kesibukan di rumah. Hal ini akan mempengaruhi pemikiran, untuk itu buatlah kegiatan yang mampu menghasilkan,” ujarnya.
“jangan seorang pensiun guru yang telah membangun generasi muda hidupnya dibawah garis kemiskinan,” pesan Lis.
Menurut Lis, para purnabakti dapat membuka usaha untuk menghindari ketakutan jika pensiun tidak lagi mendapat income (pemasukan), jangan pernah malu-malu jika ingin membuka usaha, dan semoga para purnabakti memiliki wadah dan tempat menyatukan, mengkoordinir para purbakti
“Setelah pensiun kita harus tetap menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga setiap saat guna menjaga kebugaran fisik. Ini agar tetap dapat berusaha apa saja yang diminati,” tutup Lis.
Sebelumnya Kepala dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Drs. HZ Dadang, M.Si menyampaikan para purna bakti nantinya masih dapat berperan aktif dalam dunia pendidikan, sebagai Duta pendidikan di Kota Tanjungpinang, para purna bakti dapat memberikan solusi dan ilmunya untuk perkembangan dunia pendidikan.
“Semua pengalaman dan kemampuan parapurna bakti dapat tersalur dalam wadah duta pendidikan, sehinga para purna bakti mampu memberikan kontribusi ke Pemerintah,” tutup Dadang.(*)
