Subagyo, Korban Terakhir Pompong Tenggelam Ditemukan di Penyengat

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Tim SAR yang terdiri dari aparat gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir pompong tenggelam di wilayah perairan Pulau Penyengat, Senin, (22/8) siang ini. Korban bernama Subagyo (50), sebelumnya hilang lebih kurang 30 jam.
Informasi yang dihimpun dilapangan, tim SAR tengah melakukan evakuasi jenazah korban. Total korban yang berhasil ditemukan berjumlah 15 orang. Sedangkan korban yang selamat hanya 2 orang saja.
Sebelumnya, upaya pencarian korban kecelakaan pompong di perairan Tanjungpinang akhirnya membuahkan hasil, tim SAR yang diterjunkan oleh Lantamal IV hari ini Senin (22/08) berhasil menemukan empat jenazah korban kecelakaan pompong yang terjadi sehari sebelumnya.
Setelah sempat dihentikan pada Minggu sore, upaya pencarian dilanjutkan kembali pada Senin pagi. Keberhasilan tim SAR Lantamal IV bermula dengan ditemukannya satu korban berjenis kelamin laki-laki pada pukul 05.55 WIB oleh Patkamla Ranggas. Berselang lima belas menit kemudian, giliran Patkamla Paku berhasil menemukan jenazah satu korban yang juga berjenis kelamin laki-laki.
Dengan ditemukannya dua korban tersebut, memotivasi tim SAR lainnya untuk kembali menyisir sekitar tempat kejadian perkara. Pada pukul 06.25 WIB, tim SAR Lantamal IV yang melakukan penyisiran dengan menggunakan sea rider kembali berhasil menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki. Lima menit berikutnya tim SAR Yonmarhanlan IV berhasil menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan yang diduga sebagai salah seorang karyawan salah satu bank BUMN.
Keempat korban yang berhasil ditemukan oleh tim SAR tersebut langsung dibawa ke RSUD Tanjungpinang untuk dilakukan proses identifikasi. Dengan ditemukannya empat korban tersebut, hingga saat ini masih terdapat satu korban lagi yang masih belum ditemukan.
Hingga saat ini upaya pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan dari unsur TNI AL, Basarnas, Tagana, Polairud, BNPB Kepri, Dishub dan masyarakat sekitar Tanjungpinang. Guna memberikan motivasi dan dukungan moril kepada tim SAR yang bertugas, gubernur Kepulauan Riau DR. Nurdin Basirun didampingi oleh Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Dwika Tjahja Setiawan turut bergabung dengan tim SAR dan on board menggunakan sea rider milik TNI AL. (***)
