KEPRI

Geger, Warga Tanjungpinang Gantung Diri

Diduga Karena Tekanan Ekonomi

Ilustrasi gantung diri karena tekanan ekonomi. Sumber internet
Ilustrasi gantung diri karena tekanan ekonomi. Sumber internet

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – FN (35), warga Bukit Semprong di Jalan Jawa, RT 02/RW05, Kelurahan Tanjungpinang Barat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Sabtu (15/10) sekira pukul 21.00 Wib malam tadi.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro melalui Kasubag Humas Polres Tanjungpinang, AKP Zalukhu membenarkan kejadian tersebut.

Kronologisnya, Zalukhu menerangkan, sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, korban terlibat bertengkar dengan sang istri karena permasalahan ekonomi. Tidak lama setelah perang mulut, sambung Zalukhu, korban masuk ke kamar mandi.

“Karena korban tidak keluar dari kamar mandi, istrinya curiga dan mengecek ternyata korban sudah gantung diri,” ungkap Zalukhu kepada Prokepri.com, Minggu (16/10).

Zalukhu memastikan, bahwa jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

“Kasus ini dalam penyelidikan pihak Polres Tanjungpinang. Korban atas nama FN, laki-laki, agama Islam, umur 35 tahun, buruh, alamat sda, saksi istri korban,” tutup Zalukhu.(Rudiyandri)

Tinggalkan Balasan

Back to top button