DPRD Tanjungpinang Belum Bahas Usulan Anggaran Pilwako 2018

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – DPRD Kota Tanjungpinang memastikan belum membahas usulan anggaran Pemilihan Walikota dan wakilnya (Pilwako) Tanjungpinang tahun 2018 sebesar Rp16 miliar.
Namun demikian, lembaga wakil rakyat ini mengakui sudah menerima usulan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut.
“Betul dan sudah kami terima. Tapi memang kita belum sampai pembahasan kesana. Karena, sekarang masih di KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara) di bagian pendapatan yang baru kita bahas,” kata Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga kepada Prokepri.com, Kamis (1/12).
Mengingat kondisi anggaran, sambung Ade, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menginginkan anggaran KPU tersebut diberikan dengan dua tahap yaitu di tahun 2017 dan 2018.
“Setau saya 16 miliar itu diluar dana pengamanan dan lain-lain ya. Seingat saya, untuk pangamanan, Panwas, itu lebih dari 16 miliar,” ucap Ade.
Mewakili DPRD, Ade mengaku siap mendukung mensukseskan Pilkada Kota Tanjungpinang dengan menggenjot pembahasan anggaran bersama eksekutif agar APBD murni 2017 disahkan tepat waktu.
“Bulan Desember (akhir 2016) target pengesahannya (APBD murni 2017). Mudah-mudahnya komitmen dari kedua belah pihak (Pemko dan DPRD) bisa segera disahkan,” yakin Ade.
Seperti diketahui, KPU Kota Tanjungpinang memprediksikan bahwa tahapan awal pesta demokrasi Pemilihan Walikota dan Wakilnya (Pilwako) Tanjungpinang 2018 akan dimulai pada bulan September tahun 2017 mendatang.
“Diperkirakan September 2017 gitulah dimulai. Baru perkiraan saja. Karena, tahapan pastinya tunggu Peraturan KPU tentang tahapan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah),” kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria kepada Prokepri.com, Kamis (1/12).
Robby memastikan, KPU sudah mengusulkan Rp16 miliar anggaran Pilwako pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Kota Tanjungpinang tahun 2017.
“Tergantung DPRD dan Pemko Tanjungpinang. Karena, sudah kita usulkan Rp16 miliar lebih untuk APBD murni 2017,” sambungnya.(Rudiyandri)
