Pj Wako Hasan Tambah Insentif Tenaga Kebersihan Rp300 Ribu Perbulan

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Hasan menambah jumlah insentif petugas kebersihan sebesar Rp300 ribu dari yang sebelumnya Rp1,5 juta menjadi total Rp1,8 juta setiap bulannya.
“Sehingga setiap bulan tenaga kebersihan akan mendapatkan insentif sebesar Rp1,8 Juta, dari sebelumnya Rp1,5 Juta,” kata Hasan usai menyerahkan secara simbolis penambahan insentif tenaga kebersihan di Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Sabtu (4/11/2023).
Hasan memastikan bahwa penambahan insentif tenaga kebersihan tersebut dengan dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang yang di anggarkan pada APBD Perubahan tahun 2023.
“Mudah-mudahan petugas kebersihan semakin semangat, karena tugas Pemko Tanjungpinang ini bagaimana kita ciptakan Tanjungpinang ini bisa bersih dan rapi,” pesannya.
Sebelum insentif tenaga kebersihan diserahkan, Hasan terlebih dulu menyalurkan bantuan beras cadangan pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di daerah setempat.
Cadangan pangan perdana disalurkan bagi KPM di Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos di Kantor Lurah Tanjung Unggat.
Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kepri, Kepala OPD, Camat dan Lurah di lingkungan Pemko Tanjungpinang.
Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan mengatakan, total warga Tanjungpinang yang menjadi penerima cadangan pangan beras ini sebanyak 7.280 KPM atau total beras 72,8 ton beras.
Setiap KPM. sambung dia, akan mendapatkan bantuan beras cadangan pangan sebanyak 10 Kilogram.
“Untuk Kelurahan Tanjung Unggat ada 616 KPM menerima bantuan cadangan pangan dengan total 6,1 ton beras,” kata Hasan.
Dalam kesempatan ini juga, Hasan menyerahkan bantuan untuk program penanganan angka stunting. Bantuan berupa susu dan vitamin nantinya akan diserahkan kepada 100 anak yang alami stunting dan 50 ibu hamil untuk pencegahan stunting.
Menurutnya, penurunan angka stunting merupakan tugas yang diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo, untuk dituntaskan selama menjadi Penjabat Wali Kota Tanjungpinang. Angka stunting di Tanjungpinang saat ini sebanyak 15,7 persen.
“Sesuai target kita harus menurunkan angka stunting dibawah 14 persen. Dengan dukungan semua stakeholder dan masyarakat kita harapkan angka stunting bisa turun,”tutupnya.
Editor: yandri
