KEPRI

Semangat Kolaborasi Warnai Study Tour SMK Perkapalan Hang Tuah dan SMAN 2 Teluk Bintan di Pulau Pangkil

Tampak para pelajar, guru serta masyarakat dalam study tour 2026 di Pulau Pangkil, Senin (15/6/2026). Foto prokepri/red

PROKEPRI.COM, BINTAN – Semangat kolaborasi, kepedulian lingkungan, dan penguatan karakter peserta didik mewarnai kegiatan Study Tour 2026 yang dilaksanakan oleh SMK Perkapalan Hang Tuah bersama SMAN 2 Teluk Bintan di Pulau Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, pada Senin (15/6/2026) kemaren.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu melibatkan ratusan siswa, guru, serta masyarakat Desa Pangkil.

Study Tour tahun ini mengusung tema kolaborasi antar sekolah melalui kegiatan edukatif, sosial, dan budaya yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada para peserta.

Aksi bersih pantai atau Clean The Beach di pesisir Pantai Pangkil mengawali agenda study tour.

Para siswa dari kedua sekolah itu bergotong royong membersihkan sampah plastik yang terbawa arus laut yang berpotensi mecemari dan merusak ekosistem di laut.

Suasana aksi bersih pantai atau Clean The Beach di pesisir Pantai Pangkil mengawali agenda study tour. Foto prokepri/red

Clean The Beach ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan serta memperkuat rasa tanggung jawab generasi muda terhadap kelestarian pesisir dan laut.

Warga setempat pun turut memberikan apresiasi atas kepedulian para pelajar terhadap kebersihan lingkungan desa mereka.

Setelah kegiatan bersih pantai, para peserta mengikuti berbagai perlombaan dan permainan edukatif dalam agenda bertajuk “Class Meeting” yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola dan Lapangan Voli Desa Pangkil serta di lingkungan SMAN 2 Teluk Bintan.

Berbagai pertandingan persahabatan berlangsung meriah dan penuh sportivitas. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kerja sama tim, serta membangun komunikasi yang baik antara siswa kedua sekolah.

Puncak acara ditandai dengan penampilan spektakuler dari Drumband SMK Perkapalan Hang Tuah yang berhasil memukau seluruh peserta dan masyarakat Desa Pangkil.

Dengan formasi yang rapi, atraktif, dan penuh semangat, para personel drumband menampilkan berbagai atraksi yang dramatis dan menghibur. Suara perkusi yang menggelegar berpadu dengan gerakan yang kompak menciptakan suasana yang begitu meriah di Lapangan Sepak Bola Desa Pangkil itu.

Aksi bersih pantai atau Clean The Beach di pesisir Pantai Pangkil mengawali agenda study tour. Foto prokepri/red

Penampilan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Bahkan banyak warga mengaku telah menantikan penampilan drumband tersebut jauh hari sebelum kegiatan berlangsung.

Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema sepanjang pertunjukan. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka sebagai kenang-kenangan.

Kepala SMK Perkapalan Hang Tuah Syaiful Mukmin, S.I.KOM menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter siswa melalui pengalaman belajar di luar kelas.

“Study Tour ini bukan sekadar perjalanan edukatif, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan, disiplin, kerja sama, dan semangat kolaborasi. Kami sangat berterima kasih kepada SMAN 2 Teluk Bintan dan masyarakat Desa Pangkil atas sambutan yang luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi semua pihak,”ujar Syaiful.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Teluk Bintan, Mohammad Nazar, S.Pd mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan bersama tersebut.

“Kolaborasi antara SMAN 2 Teluk Bintan dan SMK Perkapalan Hang Tuah menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dapat berjalan lebih baik ketika dilakukan secara bersama-sama. Kami berharap hubungan baik ini terus berlanjut melalui berbagai program pendidikan, budaya, dan lingkungan pada masa yang akan datang,”sambung Nazar.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Pangkil juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami merasa senang dan bangga Desa Pangkil menjadi lokasi kegiatan ini. Anak-anak menunjukkan sikap yang santun dan peduli lingkungan. Penampilan drumband juga sangat luar biasa dan menjadi hiburan yang dinanti masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan di Pangkil,”katanya.

Termasuk juga para siswa dari kedua sekolah, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang berharga selama mengikuti kegiatan tersebut.

Salah seorang siswa SMK Perkapalan Hang Tuah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk belajar langsung di lapangan sekaligus menjalin persahabatan baru.

“Kami senang bisa berkolaborasi dengan teman-teman dari SMAN 2 Teluk Bintan. Kegiatan bersih pantai membuat kami lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan, sementara kegiatan bersama lainnya membuat kami semakin kompak,”ujarnya.

Sementara itu, siswa SMAN 2 Teluk Bintan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun.

“Kami mendapatkan banyak pengalaman, teman baru, dan pelajaran yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas. Semoga kerja sama kedua sekolah semakin erat di masa depan,”tuturnya.

Melalui kegiatan Study Tour 2026 ini, SMK Perkapalan Hang Tuah dan SMAN 2 Teluk Bintan berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi pendidikan mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermanfaat, dan berkesan.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antarsekolah, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat.

Semangat kolaborasi yang terbangun di Pulau Pangkil diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi lingkungan serta bangsa.(red)

Back to top button