6 Juli, Pemko Tpi Gelar Peringatan Tahun Baru Islam

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan menggelar peringatan Tahun Baru Islam di Masjid Agung Al-Hikmah pada hari Sabtu (6/7/2024) pukul 19.30 WIB.
Kegiatan dalam rangka menyambut peringatan 1 Muharram 1446 H ini diputuskan dalam rapat persiapan di ruang rapat Raja Haji Fisabilillah, lantai 2 kantor Wali kota Tanjungpinang, Kamis (04/07/2024).
Rapat dihadiri oleh stakeholder terkait, termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tanjungpinang dan perwakilan dari Kementerian Agama Kota Tanjungpinang.
Rapat persiapan dibuka oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tanjungpinang, Yenni Haryantie.
Yenni bersama peserta yang hadir sepakat menetapkan tema peringatan 1 Muharram tahun ini, yaitu “Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H Sebagai Momen Evaluasi dan Refleksi Diri Menjadi Insan Yang Lebih Baik.”
“Tema ini dipilih dengan harapan dapat menginspirasi kita semua untuk selalu berintrospeksi dan berusaha meningkatkan kualitas diri dalam setiap aspek kehidupan. Semoga melalui peringatan 1 Muharram ini, kita dapat memperkuat iman dan taqwa kita, serta menjadikan momen ini sebagai titik awal perubahan menuju kebaikan,” ucap Yenni.
Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemko Tanjungpinang, Drs. Marzul Hendri menyampaikan bahwa kegiatan peringatan 1 Muharram ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang selalu diadakan.
“Oleh karena itu, kami berharap bacaan Al-Qur’an yang dibacakan nanti, termasuk artinya, harus dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada seluruh jamaah dan hadirin tentang makna dari ayat-ayat yang dibaca. Dengan memahami makna Al-Qur’an, kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.” Ujar Marzul.
Ditempat yang sama Kasatpol PP Kota Tanjungpinang, Akib, memberikan masukan mengenai acara pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Akib menekankan bahwa pembacaan ayat suci Al-Qur’an tidak hanya dilakukan dengan membaca ayatnya saja, tetapi juga harus disertai dengan artinya. Selain itu, ayat suci yang dibacakan harus sesuai dengan tema kegiatan 1 Muharram ini. Begitu pula dengan materi yang akan disampaikan oleh penceramah nantinya.
“Sangat penting bahwa pembacaan ayat suci Al-Qur’an tidak hanya dilakukan dengan membaca ayatnya saja, tetapi juga harus disertai dengan artinya. Hal ini bertujuan agar seluruh jamaah dan hadirin yang hadir dapat memahami makna dari ayat-ayat yang dibacakan. Dengan memahami makna tersebut, kita dapat mengambil hikmah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Pada akhir rapat Marzul Hendri menambahkan, sangat mengharapkan semua kepala OPD dapat menghadirkan pegawainya untuk acara ini dan saling berkoordinasi. Begitu pula dengan ibu-ibu utusan BKMT dan seluruh anggotanya, serta anggota forum pendidikan Al-Qur’an, diharapkan dapat hadir dalam acara ini.
“Saya berharap agar acara peringatan 1 Muharram ini dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Mengingat pentingnya momen tahun baru Islam ini bagi kita yang mayoritas beragama Islam, hasil rapat ini harus dilaksanakan oleh masing-masing peserta rapat. BKD, Majelis Taklim, dan seluruh anggota panitia harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan untuk mengatur lalu lintas, serta Dinas Kesehatan untuk penyiapan sarana medis dan ambulans,” tambahnya.
Selain penetapan tema kegiatan, dalam rapat persiapan ini juga ditentukan jadwal dan tempat pelaksanaan Peringatan 1 Muharram 1446 H.(odik)
