Pengelolaan Sektor Perikanan Tangkap di Kabupaten Natuna Belum Maksimal

PROKEPRI.COM, NATUNA – Perekonomian perikanan Natuna saat ini sangat memerlukan adanya pembenahan di segi sektor perikanan tangkap maupun pengelolaan sebab saat ini pengelola ekonomi perikanan belum efektif oleh sebab itu perlu adanya pembenahan atau perbaikan segi pengelolaannya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto, menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi untuk kegiatanpelelangan ikan dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan.
Dalam wawancara yang dilakukan baru-baru ini, Hadi Suriyanto yang akrab di panggil jojo menjelaskan bahwa saat ini kontribusi sektor perikanan terhadap PAD masih belum optimal dengan menggunakan lelang terbatas sebesar 20 persen dari jumlah produksi per kapal.
Menurut Hadi, salah satu faktor penyebab rendahnya kontribusi ini adalah karena kegiatan pelelangan ikan, di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, masih belum berjalan maksimal.

“Kegiatan lelang di SKPT Selat Lampa belum bisa dioptimalkan, sebab kita masih mengharapkan kapal-kapal dari pemerintah pusat yang beroperasi di WPP 711 bisa bersandar ke pelabuhan SKPT, ungkapnya saat dijumpai media ini usai rapat bersama unsur FKPD di kantor BP3D Jalan Batu Sisis Bukit Arai Natuna Provinsi Kepri, (28/09/2024) pagi.
Hadi juga menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat sangat diperlukan untuk mengatasi kendala yang ada.
“Disamping itu juga Kami mengharapkan pemerintah pusat Kementrian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan beberapa fasilitas Tempat Pelelangan Ikan dengan konsep Pinjam Pakai Aset untuk memudahkan kegiatan proses pelelangan ikan tersebut. Ini penting agar sektor perikanan bisa berkontribusi lebih besar terhadap PAD,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa dengan adanya dukungan sarana dan prasarana yang memadai dan di dukung banyak kapal yang bersandar di pelabuhan SKPT proses lelang ikan dapat berjalan lebih efisien, dan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.

Selain itu juga, peningkatan infrastruktur juga dapat menarik lebih banyak investor dan pelaku usaha pada sektor perikanan.
“Kami optimistis, jika semua pihak terkait mendukung kontribusi disektor perikanan terhadap PAD Natuna bisa meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan jika pegelolaannya sudah maksimal,” pungkas Hadi.
Natuna sebagai wilayah yang kaya akan hasil laut memang memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor perikanannya.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan di Natuna. (amin)
