Tokoh Ini Menolak Anambas Bergabung Dengan Provinsi Natuna

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Tokoh Muda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Basyarudin Idris menolak Kabupaten Anambas bergabung menjadi Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas (KKNA).
“Tokoh-tokoh Anambas menolak bergabung dengan Provinsi Natuna,”kata Basyarudin kepada prokepri, Kamis (24/4/2025)
Putra asli Anambas yang biasa disapa Tok Oom ini mengutarakan alasannya. Menurut dia, rentang kendali yang jauh menjadi hal utama penolakan terhadap penggabungan Anambas menjadi provinsi baru tersebut.
“Rentang kendali yang lebih dekat dengan Provinsi Kepri. Pendidikan atau perguruan tinggi sudah ada dan banyak (di Tanjungpinang, Batam, Bintan, Karimun,red). Lintas perdagangan (nelayan), sarana pelabuhan yang sudah berjalan dengan baek. Sarana transportasi udara yang sudah berjalan dengan baek juga. Termasuk sarana kesehatan sudah memadai. Jadi, kenapa harus berjuang lagi dari nol??,”ungkap Basyarudin.
Kendati demikian, ia tetap mendukung pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna itu.
“Tetap mendukung terbentuknya Provinsi Natuna. Anambas juge akan dukung full untuk perjuangan Provinsi Natuna. Selamat berjuang saudara-saudaraku di Natuna,”tegas Basyarudin.
Tok Oom menilai, potensi Anambas juga tak kalah dari Natuna. Bahkan, Anambas memiliki pulau yang lebih banyak sehingga sangat menarik investor asing.
“Kalau dikelola dengan baik, pasti cepat majunya. Tetapi, harus diutamakan aktor lokal dulu, dilanjutkan nasional, terakhir baru asing,”ujarnya
“Jangan dibalik. Nanti, masyarakat lokal hanya gigit jari. Bahkan, bisa lebih parah seperti Rempang kalau daerah tersebut dijadikan PSN. Nah itu saja,”tutup Basyarudin.
Penulis/editor: yn
