Kinerja DPRD Tanjungpinang Disorot
PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjugpinang mendapat sorotan dari masyarakat.
“Tiga fungsi mereka (DPRD) adalah legislasi, anggaran, dan pengawasan. Nah, salah satunya fungsi pengawasan itu mana kerjanya,” kata Rodi, warga Tanjungpinang, Senin (5/5/2025).
Ia mencontohnya, banyak Fasilitas Umum (Fasum) yang diperuntukkan buat masyarakat di Kota Gurindam ini yang rusak bahkan tidak ada. Namun, tidak ada satupun suara wakil rakyat itu yang terdengar.
“Terlepas itu kewenangan pemerintah provinsi atau siapa, yang jelas, yang punya wilayah Tanjungpinang ini Pemerintah Kota (Pemko). Harusnya pak dewan kita yang duduk di kursi empuk disana, bersuaralah lantang lah, agar pemerintah saling berkoordinasi dengan pemerintah sesuai kewenangannya untuk memperbaiki Fasum-Fasum itu,”tekan Rodi.
Fasum yang ia maksud, adalah jalan yang hancur berlubang, lampu penerangan jalan, taman-taman yang tak terawat termasuk sarana prasarana pendidikan, kesehatan dan masih banyak lainnya yang masih jauh panggang dari api.
“Itu merupakan bagian penting yang sangat dibutuhkan masyarakat. Tapi faktanya, masyarakatlah yang menjadi korban atas ketidakpekaan mereka itu,”tandasnya.
“Kita juga punya wakil rakyat duduk di DPRD Provinsi Kepri Dapil Tanjungpinang. Kenapa tidak saling koordinasi, terkait untuk kepentingan umum masyarakat, ini semua saya liat cari aman saja,”sambung Rodi.
Hal yang sama juga dikatakan, Said Ahmad Syukri. Warga asli Pulau Penyengat ini menilai kinerja wakil rakyat itu tidak optimal.
“Kinerja DPRD ini sangat penting, karena mereka itu wakil rakyat. Jika fungsi mereka jalan, maka bisa berdampak pada perbaikan pembangunan termasuk kesejahteraan rakyat,”tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil melakukan upaya konfirmasi ke DPRD Tanjungpinang dan provinsi terkait sorotan kinerja mereka disorot masyarakat.(jep)
Editor: yn
