KAMPUS

UNIMA dan USK Jalin Kerjasama Pengembangan Minyak Nilam

Foto bersama usai penandatangan MoU Perwakilan UNIMA dan USK resmi menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan komoditas unggulan nasional, khususnya minyak nilam. Foto kmdti

PROKEPRI.COM, ACEH – Universitas Negeri Manado (UNIMA) dan Universitas Syiah Kuala (USK) resmi menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan komoditas unggulan nasional, khususnya minyak nilam.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta kegiatan knowledge exchange yang berlangsung di Balai Senat USK baru-baru ini.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dirjen Dikti, Khairul Munadi dan Irjen Kemdiktisaintek, Chatarina Muliana.

“(Kolaborasi) ini sangat bagus, PTN-BH tidak hanya memberikan dampak langsung ke masyarakat, tetapi juga ke PT lainnya agar bisa berjalan bersama-sama,” jelas Irjen Catharina.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem riset dan inovasi yang berdampak langsung terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Fokus kerja sama antara UNIMA dan USK meliputi pengembangan minyak nilam dari hulu ke hilir, mulai dari penelitian, produksi, hingga pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

“Dalam konteks kampus berdampak, kolaborasi ini menjadi langkah penting. Tidak hanya memperkuat riset dan inovasi, tetapi juga menyasar ekosistem sosial-ekonomi masyarakat sehingga menjadi kolaborasi yang berdampak,” ujar Dirjen Dikti Khairul Munadi.

Kerja sama ini juga membuka peluang pertukaran mahasiswa antara kedua universitas, sebagai bagian dari pendekatan kolaboratif dalam pengembangan kapasitas dan jejaring akademik.

Kedepan, UNIMA dan USK akan mengembangkan program bersama yang berorientasi pada pemberdayaan berbasis riset. USK, melalui Atsiri Research Center (ARC), akan terus mendampingi dan memberikan dukungan keilmuan serta inovasi dalam pengembangan komoditas nilam.

Dukungan ini mencakup akses ke jaringan lokal, nasional, hingga internasional, guna memperluas manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.(kmdt/wan)

Editor: yn

Back to top button