Presiden Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 2026 Rp3.147,7 Triliun

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pendapatan negara di tahun 2026 Rp3.147,7 triliun.
“Dan defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp638,8 triliun atau 2,48 persen Produk Domestik Bruto (PDB),” ujar Prabowo dalam pidato kenegaraan penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2026 beserta Nota Keuangan pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025–2026, di Gedung Nusantara, Jakarta, pada Jumat (15/08/2025).
Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2026 bisa mencapai 5,4 persen atau lebih, dengan inflasi terkendali di level 2,5 persen.
Termasuk suku bunga di 2026 ditargetkan Prabowo, berada pada kisaran 6,9 persen, dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar Rp16.500 per dolar.
“Juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka pada 2026 turun menjadi 4,44 persen hingga 4,96 persen. Semnetara angka kemiskinan diturunkan ke 6,5 persen hingga 7,5 persen,”tegasnya dihadapan legislator.
Prabowo juga menyinggung indeks kesejahteraan petani dan penciptaan lapangan kerja formal ditargetkan meningkat di 2026.
“Saya optimis dengan pengelolaan fiskal yang sehat disertai efektifitas transformasi ekonomi, maka target pertumbuhan ekonomi ini akan tercapai,”tekan Prabowo.
Ia berharap pada tahun 2027 atau 2028, APBN tak memiliki defisit sama sekali.(wan)
Editor: yn
